Berita Nasional
1 Keluarga di Musi Rawas Sumatera Selatan Tewas, Diduga Gegara Keracunan Asap Genset
Satu keluarga keluarga di Desa Muara Kati, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan tewas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1-Keluarga-di-Musi-Rawas-Sumatera-Selatan-Tewas-dsdzc.jpg)
Warga sekitar akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu rumah korban.
Sebelumnya, mereka sempat mengintip dari balik jendela dan melihat seluruh anggota keluarga tergeletak tak berdaya di dalam rumah.
"Informasi dari warga, bahwa pendobrakan rumah korban dilakukan oleh warga sekira pukul 16.30 W," kata Kapolres dalam pres releasenya pada Jumat (28/2/2025).
Baca juga: Libur Nasional dan Cuti Bersama di Bulan Maret 2025, Simak Jadwalnya
Setelah pintu berhasil didobrak, tiga anak korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di ruang tengah.
Sementara itu, korban Yayan ditemukan di dapur dengan setengah tubuhnya berada di dalam kamar mandi, sedangkan istrinya ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi.
"Para korban ditemukan tak sadarkan diri dan dalam kondisi kejang-kejang," ucap Kapolres.
Warga kemudian membawa para korban ke Rumah Sakit Sobirin di Muara Beliti untuk mendapatkan perawatan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, Yayan Irama dinyatakan telah meninggal dunia.
"Si suami ini sudah meninggal dunia, sedangkan anak keduanya bernama Afika Nabila Irama (6 tahun) meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 22.06 Wib," kata Kapolres.
Setelah mendapat informasi tersebut, kemudian anggota Satreskrim Polres Musi Rawas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebabnya.
"Saat rumah kami buka, bau asap di dalam rumah korban sangat menyengat. Bahkan, saya yang baru sampai kurang lebih pukul 18.00 WIB baunya masih sangat menyengat, bahkan kepala saya pun sempat pusing," ucap Kapolres.
Selain mendapati rumah dipenuhi bau asap, Kasat Reskrim yang tiba lebih dulu juga menemukan mesin genset masih dalam keadaan menyala dan bergetar.
Selain itu, seluruh kipas angin di dalam rumah juga terpantau masih menyala.
"Kami juga dapatkan muntahan di kasur di ruang tengah. Kemudian fresh care dalam kondisi terbuka di beberapa ruang seperti di depan ruang kamar mandi, dan minyak kayu putih di atas meja makan," kata Kapolres.
Berdasarkan barang bukti yang ditemukan, dugaan sementara menyebutkan bahwa penyebab satu keluarga kehilangan kesadaran adalah akibat keracunan asap dari mesin genset.
"Itu dugaan awal kami, tapi kami juga menganalisa sisa makanan dan alat yang sepertinya sudah habis digunakan oleh korban," kata Kapolres.
Baca juga: Sebanyak 44 Siswa di Manado Terlibat Aksi Tawuran, Ada Anak SD dan SMP