Berita Sepak Bola
Leao Kecewa, Milan Kalah Lagi! Apa yang Salah dengan Rossoneri?
"Saya masih percaya, tentu saja, karena masih banyak pertandingan tersisa dan Serie A kini semakin sulit dengan semua tim berpotensi kehilangan poin.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BOLOGNA-ITALIA-27-FEBRUARI-Rafael-Leao-dari-AC-Milan-dan-Vincenzo-Italiano.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Rafael Leao mengisyaratkan rasa frustrasinya terhadap kekalahan AC Milan dari Bologna.
Apalagi, kekalahan itu terjadi dalam laga yang dianggapnya "aneh."
Pemain asal Portugal tersebut memperingatkan bahwa ia lebih baik tidak banyak bicara tentang insiden tersebut.
Hal itu agar tidak menimbulkan masalah, namun tetap optimis bahwa timnya bisa finis di posisi empat besar.
Beberapa pekan terakhir menjadi bencana bagi Rossoneri.
Setelah tersingkir dari babak play-off Liga Champions oleh Feyenoord, Milan kini terpuruk ke peringkat kedelapan di Serie A.
Dalam pertandingan pekan ke-9 yang dijadwal ulang di Stadio Dall’Ara, Leao sempat membawa Milan unggul setelah menerima flick dari Santiago Gimenez hasil umpan panjang Mike Maignan.
Namun, Bologna berhasil membalikkan keadaan melalui gol Santiago Castro dan Dan Ndoye, membuat Milan kalah 2-1.
Leao Kecewa dengan Kesalahan Milan
"Saya pikir kami sudah menguasai pertandingan. Target kami adalah menang dan naik di klasemen. Saya merasa kami yang bersalah atas kekalahan ini, tapi beginilah situasinya saat ini," ujar Leao kepada DAZN.
"Kami harus mengangkat kepala dan tetap bersatu. Ada laga besar melawan Lazio yang harus kami menangkan di kandang. Jelas, kami kecewa, terutama dengan cara aneh kami kebobolan dua gol. Lebih baik saya tidak banyak bicara soal itu, nanti malah menimbulkan masalah..."
Pernyataan Leao merujuk pada gol penyeimbang dari Castro.
Kondisinya bola lebih dulu memantul ke tangan Giovanni Fabbian sebelum menjadi assist untuk gol tersebut.
VAR menilai bahwa sentuhan tangan itu masih dalam posisi alami.
"Gol pertama cukup aneh, saya sudah melihat tayangan ulangnya," katanya.
Meski begitu ia memahami untuk menjadi pembelajaran untuk tim.
"Tapi bagaimanapun juga, kami harus melihat ke dalam diri kami sendiri," ucaptnya.
Meski begitu katanya, babak pertama sangat bagus, dan seharusnya mereka bisa mempertahankan ritme tersebut.
"Sekarang, ada laga yang sangat penting ke depan, dan kami berharap para fans bisa mendukung kami untuk meraih tiga poin," tegasnya.
Dengan Lazio yang kini berada di peringkat kelima, apakah ini kesempatan terakhir Milan untuk mengamankan tiket Liga Champions?
"Tidak, setiap pertandingan mulai sekarang hingga akhir musim harus kami anggap sebagai final," tukas Leao.
"Saya masih percaya, tentu saja, karena masih banyak pertandingan tersisa dan Serie A kini semakin sulit dengan semua tim berpotensi kehilangan poin. Tugas kami adalah fokus dan menang." (*)
Leao Kecewa
Rossoneri
Portugal
AC Milan
Liga Champions oleh Feyenoord
Bustamin Kamaru
Toko bintang
grand opening
| Manchester United Tak Akan Pecat Ruben Amorim Sebelum Laga Sunderland, Roy Keane Bisa Jadi Pengganti |
|
|---|
| Balas Dendam Manis Ousmane Dembele, Dicap Gagal di Barcelona Kini Peraih Ballon d'Or 2025 |
|
|---|
| Hugo Ekitike Selangkah Lagi Gabung Liverpool, Masa Depan Nicolas Jackson di Chelsea Terancam? |
|
|---|
| Resmi! Luka Modric Gabung AC Milan, Tinggalkan Real Madrid Sebagai Legenda Terbesar |
|
|---|
| Rafael Leao Ucapkan Selamat Tinggal untuk Theo Hernandez yang Akan Gabung Al-Hilal |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.