Kamis, 12 Maret 2026

Lansia Gorontalo Ditemukan Tewas

Detik-detik Tim SAR Gorontalo Evakuasi Jenazah Sepasang Lansia di Kebun Kemiri, Lewati Tebing Curam

 Rahmin Ulaika (80) dan Harni Tilome (75), warga Desa Kaidundu, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, ditemukan tak bernyawa di kebun

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Detik-detik Tim SAR Gorontalo Evakuasi Jenazah Sepasang Lansia di Kebun Kemiri, Lewati Tebing Curam
Dok Basarnas
EVAKUASI JENAZAH: Dua jenazah lansia tengah dievaluasi dari perkebunan kemiri, Sabtu (22/2/2025). Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi korban karena medan yang curam dan licin. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Rahmin Ulaika (80) dan Harni Tilome (75), warga Desa Kaidundu, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, ditemukan tak bernyawa di perkebunan kemiri.

Keduanya sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

Rahmin dan Harni terakhir kali terlihat pada Rabu (19/2/2025).

Hal itu diketahui dari informasi Camat Bulawa, Rewis Laki.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, menjelaskan tim SAR segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kehilangan.

Setelah pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di titik koordinat 0°19'46.51"N - 123°16'31.78"E pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.

Menurut  dua korban ditemukan di dua titik berbeda.

"Jarak antara korban pertama dan kedua sekitar 20 meter," ujar Heriyanto.

LANSIA MENINGGAL: Foto tim SAR gabungan tengah membawa jenazah dua lansia yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kemiri, Sabtu (22/2/2025) sore. Korban sempat pergi memetik kemiri pada Selasa (19/2/2025).
LANSIA MENINGGAL: Foto tim SAR gabungan tengah membawa jenazah dua lansia yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kemiri, Sabtu (22/2/2025) sore. Korban sempat pergi memetik kemiri pada Selasa (19/2/2025). (Dok Basarnas)

Hanya saja, korban sempat sulit dievakuasi karena berada di dataran tinggi yang memiliki kemiringan hingga 80 derajat.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, kondisi cuaca hujan juga mempersulit tim SAR gabungan melakukan evakuasi.

Selain curam, medan yang dilalui juga licin akibat diguyur hujan. 

Namun tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Gorontalo, TNI, Polri, serta masyarakat setempat itu akhirnya berhasil mengevakuasi korban.

Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Lansia Desa Kaidundu Gorontalo Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Kemiri

LANSIA MENINGGAL: Foto tim SAR gabungan berhasil mengantarkan dua lansia yang sempat hilang selama tiga hari. Sayangnya, kedua korban ditemukan meninggal dunia di perkebunan kemiri pada Sabtu (22/2/2025).
LANSIA MENINGGAL: Foto tim SAR gabungan berhasil mengantarkan dua lansia yang sempat hilang selama tiga hari. Sayangnya, kedua korban ditemukan meninggal dunia di perkebunan kemiri pada Sabtu (22/2/2025). (Dok Basarnas)

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah keluarga di Desa Kaidundu.

Setelah operasi penyelamatan dinyatakan selesai, seluruh personel yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi dikembalikan ke instansi masing-masing.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam operasi ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan," tutup Heriyanto. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved