Jumat, 13 Maret 2026

Berita Viral

Pertunjukan Drama Berujung Petaka, Siswa SMK di Bandung Barat Tewas Tertusuk Gunting

MDR, siswa SMA di Dharma Pertiwi, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, meninggal dunia.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pertunjukan Drama Berujung Petaka, Siswa SMK di Bandung Barat Tewas Tertusuk Gunting
Polsek Padalarang
SISWA MENINGGAL DUNIA - Lokasi kejadian siswa SMK di Bandung Barat yang meninggal saat pentas seni, Kamis (20/2/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – MDR, siswa SMA di Dharma Pertiwi, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, meninggal dunia.

Melansir Tribunnews.com, MDR menghembuskan napas terakhirnya kala mengikuti pentas seni.

MDR turut mengambil peran dalam pertunjukan drama bertajuk "Kenakalan Remaja", pada Kamis (20/2/2025).

MDR, yang merupakan salah satu peserta didik kelas XII, mengalami kecelakaan fatal ketika sebuah gunting yang digunakan sebagai properti panggung menembus bagian perutnya.

Peristiwa ini terjadi saat sekolah menggelar ujian praktik akhir bagi siswa kelas XII.

Hasil pentas seni ini merupakan bagian dari penilaian akhir untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia

"Acara ini merupakan acara resmi tahunan sebagai kegiatan, ujian praktik kelas 12 sebagai salah satu nilai akhir mereka," kata Ridwan saat ditemui di SMK Dharma Pertiwi, Padalarang, Bandung Barat, Jumat (21/2/2025)," jelas Ridwan, Humas SMK Dharma Pertiwi, saat ditemui di sekolah, Jumat (21/2/2025).

Ridwan menjelaskan, kelompok MDR telah menyiapkan pertunjukan selama 10-15 menit.

Kecelakaan itu terjadi menjelang akhir pertunjukan, saat adegan puncak yang melibatkan skenario bunuh diri.

"Dalam cerita memang ada skenario bunuh diri, mungkin karena mendalami atau bagaimana, terjadi seperti yang tidak kita harapkan. Propertinya itu gunting, gunting asli," ungkap Ridwan.

Setelah insiden tersebut, MDR segera dibawa ke Puskesmas Tagogapu Padalarang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sayangnya, ia dinyatakan telah meninggal dunia.

Suasana di sekolah menjadi riuh setelah kabar duka tersebut menyebar.

Banyak siswa yang histeris saat mengetahui MDR meninggal dunia, meskipun Ridwan menegaskan, ini bukan kesurupan massal, melainkan reaksi emosional atas kejadian tragis tersebut.

Ridwan menambahkan pihak sekolah akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan ujian praktik agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved