Minggu, 8 Maret 2026

Pembunuhan Nenek di Bekasi

Kronologi Nenek di Bekasi Tewas dalam Kondisi Terikat, CCTV Sengaja Dirusak Pelaku

Bimih (72) ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (10/2/2025).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kronologi Nenek di Bekasi Tewas dalam Kondisi Terikat, CCTV Sengaja Dirusak Pelaku
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
LOKASI KEJADIAN - Rumah sekaligus toko kelontong di Jalan Pulo Rengas RT 07 RW 03, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi ini adalah lokasi kejadian ditemukannya jasad Nenek Bimih pada Senin (10/2/2025) dini hari. Sekira pukul 17.25 WIB, kondisi pintu kediaman rumah itu nampak digaris polisi. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Bimih (72) ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (10/2/2025).

Melansir dari KompasTV, korban diduga dibunuh oleh pelaku perampokan.

Pasalnya, polisi menemukan kamera pemantau (CCTV) di rumah korban telah rusak.

Sementara itu, korban ditemukan dalam kondisi terikat.

“Saya sampaikan ada CCTV tapi tidak fungsi lagi, pas di lokasi kejadian itu CCTV dirusak oleh pelaku,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cabangbungin AKP Basuni, Selasa (11/2/2025), dikutip Tribunnews.com.

Polisi telah memeriksa dua saksi terkait kasus dugaan perampokan dan pembunuhan di rumah yang juga merupakan toko kelontong tersebut.

"Dua saksi, masih baru dua," ungkapnya.

IRINGI PEMAKAMAN KORBAN PERAMPOKAN --- Puluhan warga mengiringi pemakaman nenek Bimih (72) yang diduga menjadi korban perampokan di kediamannya yang juga dijadikan toko kelontong di Jalan Pulo Rengas RT 07 RW 03, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi pada Senin (10/2/2025) dinihari.
IRINGI PEMAKAMAN KORBAN PERAMPOKAN --- Puluhan warga mengiringi pemakaman nenek Bimih (72) yang diduga menjadi korban perampokan di kediamannya yang juga dijadikan toko kelontong di Jalan Pulo Rengas RT 07 RW 03, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi pada Senin (10/2/2025) dinihari. (TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra)

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, ada tiga orang yang mengendarai dua unit sepeda motor keluar dari toko korban.

"Saksi menegur satu dari tiga diduga pelaku keluar dari toko milik korban berlari ke arah sepeda motor, mereka melarikan diri menggunakan dua sepeda motor," katanya.

Saksi tersebut kemudian memberitahu hal itu kepada warga sekitar. Saat Bhabinkamtibmas bersama warga mendatangi toko korban, mereka melihatnya sudah tergeletak dalam kondisi terikat di bagian leher, kaki, dan tangan.

Menantu korban yang bernama Udin mengatakan ia pertama kali menerima informasi meninggalnya sang mertua dari putranya sekitar pukul 00.30 WIB.

Ia pun menuju toko kelontong. Setibanya di lokasi, ia mendapati korban tergeletak tak bernyawa di kamar dengan kondisi leher terikat.

Menurut Udin, pelaku juga merusak gembok rolling door toko. Lemari rumah dan lemari toko kelontong pun berantakan.

Dugaan perampokan disertai pembunuhan muncul karena kotak penyimpan rekaman empat CCTV di lokasi hilang.

Selain itu, uang dan ponsel milik korban lenyap. Namun, Udin mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang diduga dibawa kabur pelaku.

Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Penyebab Kecelakaan Truk BBM di Gorut hingga Kasus Pembunuhan di Tabongo Timur

4 pelaku ditangkap

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved