Jumat, 6 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Sukses Budidaya Ratusan Jenis Tanaman, SMK PPN Gorontalo Jadi Pusat Study Tour

SMK PPN Gorontalo sukses mengembangkan budidaya ratusan jenis tanaman.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sukses Budidaya Ratusan Jenis Tanaman, SMK PPN Gorontalo Jadi Pusat Study Tour
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
BUDIDAYA TANAMAN : Marsanda, siswi SMK PPN Gorontalo, Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (12/2/2025). SMK PPN Gorontalo sukses kembangkan budidaya ratusan jenis tanaman. 

TRIBUNGORONTALO.COM – SMK PPN Gorontalo sukses mengembangkan budidaya ratusan jenis tanaman.

Adapun jenis tanaman yang didudidayakan meliputi sayuran, obat, tanaman hias, bahkan tanaman adat Gorontalo.

"Bahkan ini sudah dikunjungi oleh pemangku adat provinsi," ungkap Kepala SMK PPN Gorontalo, Jamaludin Hamid saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Rabu (12/2/2025).

Sekolah ini mempunyai branding sebagai pusat koleksi tanaman, pusat pembibitan dan lokasi wisata edukasi.

Maka tidak heran ada banyak sekolah-sekolah yang justru melakukan studi tour di SMK PPN Gorontalo.

Diketahui lahan SMK PPN Gorontalo saat ini dulunya adalah SMA Patriot Nusantara Gorontalo.

Lokasinya berada di Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 

Saat ini ada ratusan jenis tanaman yang didudidayakan di pekarangan sekolah. 

Masing-masing ditanam dengan berbagai jenis budidaya. Tidak sedikit adalah hasil budidaya dengan cara eksperimen. 

"Semua yang dibudidayakan di sini adalah hasil praktek para siswa-siswi kendati dengan peralatan dan fasilitas seadanya," terang Jamaludin. 

Tak hanya pada proses pembibitan hingga panen, proses pemasaran juga gencar dilakukan di sosial media oleh unit usaha Vokasi Farm. 

Hasil penjualan digunakan untuk biaya praktek siswa-siswi karena mereka sekolah tanpa dipungut biaya. 

Di unit usaha Vokasi Farm, mereka melayani pembelian berbagai jenis bibit tanaman. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Parade Perayaan Cap Go Meh 2025 di Jalanan Kota Gorontalo, Masyarakat Tumpah Ruah

"Para penjual di pasar dan petani bahkan belinya di sini. Kita ada sekitar 300 jenis bibit tanaman," ungkapnya. 

Tak hanya tanaman pada umumnya, bahkan beberapa diantaranya adalah tanaman yang jarang dijumpai. 

Jamaludin mengaku, bahkan seluruh perwakilan setiap sekolah di beberapa kabupaten/kota sudah pernah melakukan kunjungan dan studi tour di SMK PPN Gorontalo

Mereka dipandu langsung oleh siswa-siswi yang dinilai sudah komponen menjelaskan teknik budidaya, jenis dan manfaat tanaman. 

"Ada yang datang wisata edukasi keliling, jadi anak-anak kita yang pandu sebagai tour guide," tukasnya. 

Untuk praktek menanam langsung, para pengujung hanya dikenakan biaya sebesar Rp 3.000. 

Kata Jamaludin, dirinya punya proyeksi mengembangkan kawasan budidaya agar lebih baik lagi. 

Kendati baru empat tahun berdiri, SMK PPN Gorontalo telah menjalin perjanjian kerjasama dengan Fakultas Kedokteran UNG khsusus tanaman obat. 

Pencapaian saat ini kata Jamaludin tidak lepas dari dukungan dan suppor berbagai pihak. 

Ia juga berharap, masyarakat Gorontalo dapat berkunjung langsung ke SMK PPN Gorontalo untuk melihat berbagai jenis tanaman dan cara pembudidayaannya. 

Marsanda, salah seorang siswa mengaku bilamana metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah sangat efektif. 

Ia menjelaskan proses pembelajaran dilakukan tak hanya di dalam kelas saja, bahkan lebih banyak diluar kelas.

"Karena ini jurusan pertanian, maka kami diajarkan untuk bagaimana cara membibitkan dan mengoleksi," ujar Marsanda. 

Praktek yang diajarkan langsung meliputi budidaya tanaman dengan akar, batang, biji bahkan daun. 

Marsanda menuturkan, para siswa harus memahami setiap jenis tanaman dan cara pembudidayaan serta perawatannya. 

Tak hanya terlibat pada proses hulunya saja, para siswa-siswi juga harus bisa mempromosikan hasil budidaya tanaman di sosial media. 

"Pembeli datang ke sekolah atau bahkan kami menawarkan di sosial media. Kami diajari bagaimana cara menjelaskan ke pengujung setiap jenis tanaman," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved