Sabtu, 7 Maret 2026

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 50 Kurikulum Merdeka: Analisis Novel

Dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka halaman 50 tersebut siswa diminta untuk mengidentifikasi latar belakang penulis dalam novel.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Andriyani
zoom-inlihat foto Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 50 Kurikulum Merdeka: Analisis Novel
Buku Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka
KUNCI JAWABAN BAHASA INDONESIA - Ilustrasi ruang kelas dengan papan tulis. Berikut soal dan kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka halaman 50. 

Judul: Gadis Pantai

Penerbit: Lentera Di Pantara

Jumlah halaman: 270 halaman

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 30 Kurikulum Merdeka: Identifikasi Teks Anekdot

Latar belakang pengarang yang muncul (budaya, sosial, pendidikan, dll.)

Pramoedya Ananta Toer biasa dipanggil Pram/ Toer dilahirkan di Blora, Jawa Tengah pada tanggal 6 Februari 1925.

Ia pernah belajar di Sekolah Tinggi Islam: Kelas Filosofi dan Sosiologi, Jakarta.

Pram putra sulung dari seorang kepala sekolah Institut Budi Oetomo ini telah menghasilkan artikel, puisi, cerpen, dan novel sehingga melambungkan namanya sejajar dengan para sastrawan dunia.

Karya Pram yang penuh dengan kritik sosial sering membuatnya keluar-masuk penjara.

Karya-karya Pramoedya Ananta Toer yang paling legendaris Bumi Manusia, Aru Balik, Jejak Langkah, Arok Dedes, Larasati.

Gadis Pantai merupakan salah satu buku karya pramoedya, buku ini menceritakan seorang gadis yang lahir dan tumbuh di sebuah kampung nelayan di Jawa Tengah, Kabupaten Rembang.

Gadis pantai memiliki rupa yang cukup manis untuk memikat hati seorang priyayi.

Keseharian gadis pantai yaitu menunggu perahu-perahu yang berangkat dari subuh hari sampai matahari mulai terbenam.

Tulisan Pramoedya tentang gadis pantai ini banyak menonjolkan sifat perbedaan kasta antara kaum bangsawan dengan pribumi pesisir.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 16 Kurikulum Merdeka: Makna Istilah

Hal itu ditunjukan dengan kutipan:

"Gadis pantai dinikahkan dengan keris karena Bendoro berhalangan hadir. Hari berikutnya, Gadis Pantai diajak ke istana di daerah Jepara dengan pakaian kebaya dan kalung tipis menghiasi lehernya. Gadis Pantai terlihat sangat anggun. Bersama keluarga, lurah kampung, dan sanak saudara, mengendarai dokar yang telah dipesan oleh Bendoro."

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved