Berita Viral
Viral Satpol PP di Kendari Keroyok Penjual Kerupuk, Kasatpol PP Janji Beri Sanksi
Viral video pengeroyokan yang diduga dilakukan sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari terjadap seorang penjual kerupuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengeroyokan-hgfhgsdhb.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Viral video pengeroyokan yang diduga dilakukan sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari terjadap seorang penjual kerupuk.
Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu sore di Kawasan Eks MTQ, pada Rabu (5/2/2025) sore itu, langsung mendapat sorotan tajam dari masyarakat.
Kepala Satpol PP Kendari, Muhammad Ewa, mengungkapkan bahwa ia akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
"Saya akan panggil anggota saya yang terlibat dan akan saya kasih teguran keras. Rencananya besok saya panggil mereka," ujar Muhammad Ewa melalui telepon pada Rabu malam.
Muhammad Ewa menambahkan bahwa ia belum mengetahui pasti berapa orang anggotanya yang terlibat dalam insiden tersebut.
Namun, ia menekankan pentingnya memberikan teguran kepada setiap personel agar tidak bertindak anarkis saat melakukan penertiban, terutama terhadap para pedagang.
"Nanti juga saya beritahu mereka agar tindakan seperti dalam video itu tidak terulang lagi," tegasnya.
Kronologi kejadian
Menurut penjelasan Muhammad Ewa, pengeroyokan tersebut bermula ketika anggota Satpol PP melakukan patroli untuk menertibkan pedagang yang berjualan di kawasan yang tidak diperbolehkan.
"Sosok penjual kerupuk tersebut memang sudah sering kedapatan berjualan dan diberi teguran oleh anggota Satpol PP. Bahkan, pernah dibawa ke kantor untuk membuat surat pernyataan," jelasnya.
Ewa menambahkan bahwa penjual tersebut sudah diingatkan untuk pindah ke tempat lain karena lokasi tersebut bukan untuk berdagang.
Namun, saat penertiban berlangsung, penjual kerupuk tersebut justru mengajak duel dan memukul anggota Satpol PP terlebih dahulu, sehingga terjadilah insiden pengeroyokan tersebut.
Kasatpol PP Janji Beri Sanksi Tegas
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Kendari, Muhammad Ewa, menegaskan akan memberikan sanksi kepada anggotanya yang terlibat dalam insiden ini.
"Rencananya besok saya panggil mereka yang terlibat dan akan memberikan teguran keras," ujarnya, Rabu malam.
Ewa mengaku belum mengetahui pasti jumlah anggota yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
Namun, ia menegaskan akan memberikan arahan kepada seluruh personel agar tidak bertindak anarkistis saat melakukan penertiban pedagang.
"Saya akan ingatkan anggota supaya kejadian seperti dalam video viral ini tidak terulang lagi," tegasnya.
Lebih lanjut, Ewa menjelaskan bahwa kejadian bermula saat petugas Satpol PP melakukan patroli untuk menertibkan pedagang di kawasan eks MTQ.
Menurutnya, penjual kerupuk tersebut sudah beberapa kali diberikan peringatan agar tidak berjualan di lokasi itu, bahkan pernah dibawa ke kantor Satpol PP untuk menandatangani surat pernyataan. Namun, pedagang itu tetap kembali berjualan di tempat yang sama.
Ewa juga mengklaim bahwa sebelum kejadian pengeroyokan, pedagang kerupuk tersebut sempat menantang petugas.
"Tadi itu, dia langsung mengajak duel anggota kami. Dia memukul duluan, sehingga terjadi seperti di video yang beredar," pungkasnya.
Insiden ini masih menuai kontroversi, dan warga menuntut agar pihak berwenang mengambil tindakan tegas untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.