Tribun Podcast
Cerita Nasharuddin Umar Ditelepon Mayor Teddy di Malam Penunjukan Menteri Kabinet Prabowo-Gibran
Ajudan Prabowo Subianto itu tiba-tiba mengundang Nasharuddin ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
TRIBUNGORONTALO.COM – Nasharuddin Umar menceritakan dirinya ditelepon Mayor Teddy.
Ajudan Prabowo Subianto itu tiba-tiba mengundang Nasharuddin ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Kala itu Nasharudin mengira dirinya akan dimintai memimpin doa oleh Prabowo.
"Pak Mayor Teddy menelepon, Pak Nasar, ada dimana? Saya di rumah Mas, baru nyampe ini. Ini diundang Pak Prabowo ke rumah," ucap Nasaruddin dalam wawancara eksklusif dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Kantor Tribun Network, Jakarta, Selasa (28/1/2024).
Nasharudin mengaku dirinya baru saja pulang dari Mesir.
Bayangan saya itu, biasa kalau diundang Menteri itu baca doa ya kan?" tambahnya.
Selama ini, Nasaruddin mengaku telah lama mengenal sosok Prabowo.
Dirinya bahkan pernah berkantor di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara pada tahun 1990 hingga 1993.
Saat itu, Prabowo menjadi Ketua Dewan Pembina Penerima Beasiswa Super Semar dan Nasaruddin menjadi salah satu ketua.
Setelah mendapatkan kabar dari Mayor Teddy, Nasaruddin langsung buru-buru melaju ke kediaman Prabowo.
Sesampainya di rumah Prabowo, Nasaruddin mengaku kaget karena banyak awak media yang telah menunggu.
"Sudah saya buru-buru kesana, saya nggak tahu orang pakai baju batik coklat ya, saya nggak tahu. Sudah saya enggak ganti baju malah. Saya langsung ke situ. Loh kok kenapa banyak lampu gitu ya? Ini ada apa? Saya pikir, ada calon-calon," ungkap Nasaruddin.
Di Kertanegara, Nasaruddin bertemu dengan sejumlah calon-calon Menteri Kabinet Merah Putih.
Meski datang belakangan, Nasaruddin langsung diarahkan untuk langsung menemui Prabowo.
Di sana lah, Prabowo meminta Nasaruddin untuk memimpin Kementerian Agama.
"Saya dipanggil duluan. 'Pak Nasar, saya mohon, saya minta dibantu nanti di dalam kabinet saya.' Ya saya pikir di Kementerian mana kan? Kementerian Agama kan sudah ada kan? Mungkin badan atau staf khusus apa. 'Ya saya minta bapak di Kementerian Agama'," ucap Nasaruddin.
Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta Nasaruddin untuk memberikan penguatan kerukunan antarumat beragama, moderasi umat beragama, dan masalah haji.
Pembicaraan itu, bahkan memakan waktu hingga satu jam. Padahal pertemuan dengan calon menteri lain hanya beberapa menit saja.
Nasaruddin mengaku sempat menolak permintaan itu, namun Prabowo menilai sosoknya paling tepat untuk mengepalai Kementerian Agama.
Prabowo menilai Nasaruddin adalah sosok yang diterima oleh semua kalangan umat beragama di Indonesia.
"Jadi kami berharap banyak Pak Nasar, bisa memimpin Kementerian Agama ke depan. Dan ada kata-kata yang keluar, kami ingin menyejukkan bangsa Indonesia. Pak Nasar kan, cirinya itu menyejukkan," tutur Nasaruddin menurunkan perkataan Prabowo
Setelah pembicaraan itu, Nasaruddin mengaku siap untuk memimpin Kementerian Agama. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nasharuddin-Umar-podcast.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.