Warga Tenggelam di Danau Limboto
Kronologi Dua Warga Gorontalo Tenggelam di Danau Limboto, Korban Sempat Teriak Minta Tolong
Begini kronologi peristiwa dua warga Gorontalo tenggelam di Danau Limboto, Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (5/1/2025)
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfergtrh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Begini kronologi peristiwa dua warga Gorontalo tenggelam di Danau Limboto, Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (5/1/2025).
Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Biru, Serda Gufron dan Serda Irfan Suryadi, melaporkan kronologi kejadian berdasarkan informasi yang didapatnya di lapangan.
Kejadian ini bermula saat dua korban tengah memancing di Danau Limboto sekitar pukul 16.45 Wita pada Minggu, (5/1/2025).
Kedua korban tersebut adalah Apris Sumuli (34), warga Desa Tenilo, Limboto, Kabupaten Gorontalo, dan Nunu Hasan (34), warga Toto Utara, Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Warga Tenggelam saat Memancing di Danau Limboto Gorontalo, 1 Korban Masih Dicari
Namun tiba-tiba, menurut keterangan saksi, Hasyim (74) yang saat itu berada di tepi danau, korban sempat berteriak meminta pertolongan.
Saat itu pula angin kencang dan ombak besar tengah menghantam Danau Limboto sehingga Hasyim tidak bisa berbuat banyak.
Ia tidak dapat memberikan bantuan karena usianya yang sudah tua dan kondisi cuaca ekstrem.
Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk menolong korban.
Mendengar hal itu warga segera berbondong-bondong datang ke lokasi.
Sementara warga lainnya melaporkan kepada pihak TNI/Polri
Hingga saat ini, satu korban, Apris Sumuli, telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.
"Setelah ditemukan, korban segera kami evakuasi ke RS Bhayangkara," ungkap Serda Gufran dalam laporannya.
Baca juga: Identitas 2 Warga Tenggelam saat Memancing di Danau Limboto Gorontalo, 1 Korban Ditemukan Tewas
Korban ditemukan oleh warga dan tim gabungan yang dipimpin oleh Babinsa dan Polsek setempat.
Saat ditemukan terdapat pelampung berupa jeriken yang diikatkan di pinggang korban Apris.
Tak hanya itu, petugas gabungan juga menemukan identitas korban Apris Sumuli berupa KTP dan sepeda motor yang masih berada di lokasi kejadian.
Selain itu, satu korban lainnya, Nunu Hasan, masih dalam pencarian.
Aparat desa, masyarakat, TNI/Polri dan tim SAR ikut membantu proses pencarian korban Nunu Hasan.
Babinsa mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Danau Limboto, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. (*)