Tribun UMKM
Cerita Rita Daud, Penjual Nasi Bungkus di Taman Kalimadu Kota Gorontalo
Rita Daud (43) merupakan pedagang di wisata Kalimadu (Jalan Kalimantan dan Madura) Kota Gorontalo.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rita-Daud.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rita Daud (43) merupakan pedagang di Taman Kalimadu (Jalan Kalimantan dan Madura) Kota Gorontalo.
Rita mengaku setiap hari menjajakan nasi bungkus.
Sedikitnya 40 bungkus nasi dijual setiap hari. Nasi putih berlauk daging ayam dan ikan potong itu dijual seharga Rp5 ribu.
Rita mulai berjualan pukul 10.00 WITA.
Biasanya pukul 15.30 Wita semua dagangan akan laku terjual.
"Alhamdulillah, di Kalimadu ini dagangan saya laku semua," ucapnya.
Ia menuturkan bahwa Wisata Kuliner di Kalimadu memang sangat ramai terutama akhir pekan.
Meski baru satu bulan berjualan, dagangan Rita selalu laris.
Adapun omzet yang diperoleh Rita dalam sehari berkisar Rp200 ribu.
Artinya, dalam satu bulan, ia bisa memperoleh keuntungan sebesar Rp6 juta.
Namun jumlah tersebut bukanlah keuntungan bersih.
Baca juga: Fakta Terbaru Dugaan Uang Palsu di RSAS Gorontalo, Berawal dari Pengurusan Jenazah Juwita Pantow
Saat ini Rita berjuang membiayai kebutuhan harian keluarganya.
Suami Rita telah meninggal dunia.
"Iya untuk kebutuhan sehari-hari, untuk keperluan anak saya sekolah juga. Saya sekarang tinggal berdua dengan anak saya di rumah," ucapnya.
Rita berharap, kawasan Kalimadu senantiasa ramai dan bertahan lama.
"Semoga tempat ini terus menjadi tempat kami para pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan aman," ungkapnya.
Ia juga mengaku senang karena Pemerintah Kota Gorontalo tak meminta sewa tempat.
"Alhamdulillah selain tempatnya ramai, kita juga di sini tidak pernah dimintakan bayar," tandasnya. (*)