Sabtu, 7 Maret 2026

Kaleidoskop 2024

10 Tren Kasus Kejahatan di Gorontalo Sepanjang 2024, Terbanyak Perkara Penganiayaan

Secara umum, angka kejahatan menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2023, dengan beberapa tindak pidana mengalami penurunan yang signifikan.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 10 Tren Kasus Kejahatan di Gorontalo Sepanjang 2024, Terbanyak Perkara Penganiayaan
iStock
Ilustrasi - Polda Gorontalo merilis persentase kasus kejahatan yang terjadi Gorontalo sepanjang 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo merilis data terbaru mengenai tren 10 jenis kejahatan terbanyak yang ditangani Ditreskrimum dan Satreskrim jajaran Polda Gorontalo sepanjang tahun 2024. 

Secara umum, angka kejahatan menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2023, dengan beberapa tindak pidana mengalami penurunan yang signifikan.

Kasus penganiayaan tetap menjadi tindak pidana tertinggi dengan 881 kasus pada 2024.

Meskipun menurun 16 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.050 kasus. 

Sebagian besar kejadian terjadi di Kabupaten Gorontalo dengan total 203 kasus.

Penurunan paling drastis terjadi pada kasus pencurian, yang turun hingga 36?ri 309 kasus pada 2023 menjadi 199 kasus pada 2024. Kasus pencurian terbanyak tercatat di Kota Gorontalo dengan 55 kasus.

Selain itu, kasus tindak pidana perlindungan anak juga mengalami penurunan sebesar 15 % , dari 289 kasus menjadi 247 kasus, dengan angka kejadian tertinggi di Kota Gorontalo 47 kasus.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga juga turun 12 % menjadi 152 kasus di 2024 dengan kejadian tertinggi di Kota Gorontalo yaitu 39 kasus, meskipun sebelumnya 173 kasus di 2023.

Lalu untuk kasus penggelapan juga mengalami penurunan 12 % menjadi 128 kasus pada 2024 dengan Kota Gorontalo penyumbang kasus tertinggi yaitu 39 kasus. Sebelumnya di 2023 penggelapan mencapai 145 kasus.

Baca juga: 3 Warga Meninggal Dunia saat Berkunjung ke Wisata Pantai Pohe Gorontalo, Ada yang Ditemukan Sekarat

Kasus kekerasan seksual juga menurun 4 % , meskipun Kabupaten Gorontalo mencatat jumlah kasus tertinggi sebanyak 73 kasus.

Namun, tidak semua jenis tindak pidana mengalami penurunan.

Adapun kasus kekerasan seksual juga naik 20 % menjadi 162 kasus pada 2024 dengan Kabupaten Gorontalo mencatat jumlah kasus tertinggi sebanyak 73 kasus. Sebelumnya kekerasan seksual hanya 135 kasus di 2023.

Lalu Kasus penipuan meningkat sebesar 6 % , dari 148 kasus pada 2023 menjadi 157 kasus pada 2024, dengan kejadian terbanyak di Kota Gorontalo 34 kasus. 

Kemudian Kasus pencemaran nama baik atau penghinaan naik 11 % menjadi 40 kasus. Sementara pengancaman meningkat tajam hingga 30 % menjadi 39 kasus, dengan Kabupaten Boalemo mencatat angka tertinggi.

Meskipun sebagian besar jenis kejahatan mengalami penurunan, kasus pengeroyokan tetap stabil di angka 127 kasus, dengan kejadian terbanyak di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, masing-masing mencatat 36 kasus. 

 

Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved