Minggu, 15 Maret 2026

Human Interest Story

Iptu Hayun Ilowa, Anak Petani Jadi Kapolsek Limboto Gorontalo

Meski dia merupakan anak seorang petani, namun semangatnya tak pernah pudar untuk menjadi seorang abdi negara. Itulah sosok Iptu Hayun Ilowa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Iptu Hayun Ilowa, Anak Petani Jadi Kapolsek Limboto Gorontalo
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Iptu Hayun Ilowa, anak dari seorang petani yang kini menjabat sebagai Kapolsek di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (30/12/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Inilah sosok Iptu Hayun Ilowa, Kapolsek Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pria kelahiran 22 Mei 1979 ini mengikuti pendaftaran polisi pada tahun 1998 dan lulus pada tahun 2000.

Meski dia merupakan anak seorang petani, namun semangatnya tak pernah pudar untuk menjadi seorang abdi negara.

"Orang tua saya memang seorang petani, namun itu tidak mematahkan semangat saya untuk melanjutkan cita-cita saya," ungkapnya saat ditemui TribunGorontalo.com, Senin (30/12/2024).

Hayun sendiri merupakan putra asli Gorontalo, dia memulai pendidikannya di Gorontalo Utara, Kabupaten yang terletak di bagian Utara dari Provinsi Gorontalo.

Pria beumur 45 tahun ini menamatkan pendidikannya di SD dan SMP yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara dan melanjutkan di SMAN 1 Limboto.

Namun dengan kecintaannnya kepada kampung halamannya, maka Hayun memutuskan pindah sekolah dan menamatkan pendidikannya di SMAN 1 Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara pada tahun 1998.

Hayun sendiri awalnya bercita-cita menjadi seorang tentara namun dirinya telat mendaftar maka pupuslah harapan dia.

Kemudian Hayun melihat ada pendaftaran polisi, ia pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, lalu mendaftarlah sebagai seorang polisi.

Baca juga: Juwita Pantow Ditemukan Tewas di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Unggahan Terakhir Disorot

Setelah lulus, penempatan pertamanya di Polresta Gorontalo Kota bagian reserse selama satu tahun.

Tak cukup di bagian reserse selama setahun, Hayun pun ditugaskan menjadi babinkamtibmas sekitar 9 bulan lalu 

Hayun juga pernah menduduki jabatan sebagai anggota Korps Brimob Polri Gorontalo tahun 2006 selama 13 tahun setelah tugasnya menjadi Babinkamtibmas selesai.

"Banyak kegiatan yang beda dengan polisi umum, saya beberapa kali operasi terakhir saya di Poso," ucapnya.

Hayun pun mengikuti serangkaian tes untuk menjadi seorang perwira.

Meskipun Hayun gagal di tes pertamanya, namun tidak menggugurkan semangatnya, ia kembali mencoba di percobaan kedua.

"Perwira saya itu saat di Brimob tahun 2016, saya dua kali tes, dan mengikuti pendidikan di Suka Bumi selama tujuh bulan," bebernya.

Selama bertugas dan mengikuti pendidikan menjadi seorang perwira, ayah tiga anak ini ditempatkan di daerah Poso, Sulawesi Tenggara

Kata Hayun, Poso merupakan wilayah yang terkenal dengan daerah yang cukup dingin dan sangat menantang.

"Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan tugas dengan baik," ungkapnya.

Setelah menyelesaikan tugasnya di Poso, Hayun memutuskan untuk kembali ke daerah asalnya, Gorontalo di tahun 2017.

Sekembalinya ke Gorontalo, Hayun bertugas di Mako Brimob, namun dirinya mengajukan mutasi saat mendengar ada pembukaan SPN Polda Gorontalo.

"Alhamdulillah di-acc oleh pimpinan," katanya.

Di SPN sendiri dirinya pernah diberi beberapa jabatan, terakhir ia bertugas sebagai tenaga pendidik (Gadik) selama lima tahun.

"Saya juga ada beberapa jabatan yang pernah duduki, tapi yang terkahir saya memilih untuk mengajar," jelasnya.

Setelah itu, ia dimutasi kembali menjadi Kapolsek Tibawa, Kabupaten Gorontalo selama satu tahun lebih di 2023.

Lalu dipindahkan kembali menjadi Kapolsek Limboto baru selama lima bulan dengan pangkat dua balok emas.

Hayun menuturkan, dirinya memang dihabiskan untuk menjadi seorang abdi negara.

Walaupun tidak menjadi seorang tentara sesuai cita-citanya, namun menjadi seorang polisi menurutnya bisa membantu masyarakat.

"Saya menjadi polisi ini memang tujuannya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, apalagi polisi ini kita bisa menolong orang banyak," tandasnya.

Diketahui bahwa ia akan berganti pangkat dari Iptu menjadi AKP pada Januari (1/1/2025).

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved