Berita Viral
Hendak Pergi Upacara, Seorang PNS di Sumsel Tewas Usai Motornya Tabrak Kerbau
Seorang PNS asal Sumatera Selatan ini tewas. PNS tersebut bernama Wahyuni Puspita Sari niatnya mau pergi upacara naik motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/hgbvjh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang PNS asal Sumatera Selatan ini tewas.
PNS tersebut bernama Wahyuni Puspita Sari niatnya mau pergi upacara naik motor.
Tapi siapa sangka motornya menabrak kerbau yang mengakibatkan dirinya tewas.
Malang nasib seorang PNS bernama Wahyuni Puspita Sari.
Warga Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Sumsel, harus meregang nyawa karena hal tak terduga.
Baca juga: Usai Heboh Soal Utang, Komika Fico Viral Lagi Gegara Minta Bayaran ke Wartawan untuk Diwawancarai
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Musi Rawas (Mura) ini meninggal dunia mengalami kecelakaan setelah sepeda motornya menabrak hewan ternak kerbau.
Insiden kecelakaan ini terjadi pada Senin, 30 Desember 2024 sekira pukul 07.15 Wib di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit, Muratara.
Akibat kejadian tersebut, ibu muda ini meninggal saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.
Putri Kerabat almarhum mengungkapkan bila korban mengalami kecelakaan setelah motornya menabrak kerbau.
"Korban kecelakaan saat mau berangkat dinas, katanya mau upacara jadi berangkat pagi-pagi," ungkap Putri saat memberikan keterangan pada Tribunsumsel.com.
Baca juga: Tergiur Jadi Pemasok Makan Gratis, Puluhan Pemilik Katering Ini Viral di Kediri Tertipu Rp 72 Juta
Menurut cerita keluarganya selama ini setiap hendak berdinas dari rumahnya di Remban Muratara menuju Musi Rawas korban selalu naik travel.
"Biasannya dia (korban) naik taksi tiap hari, hari ini korban menggunakan motor alasannya hari Senin mau upacara," ujarnya.
Putri pun mengaku kaget saat mendapat kabarnya kerabatnya itu meninggal dunia kecelakaan setelah menabrak kerbau.
"Karena dia (korban) masih ada kecil, saya diberitahu keluarga," ungkapnya.
Sebelumnya, PLT Kasi Humas Polres Muratara, IPDA Didian Perkasa, saat dikonfirmasi pada Senin (30/12/2024) siang membenarkan kejadian tersebut.
Baca juga: Stok Beras di Indonesia Minim di Awal Tahun 2025, Bulog Diminta Guyur Cadangan Milik Pemerintah
Dijelaskan Kasi Humas, kronologis kejadian bermula, sekira pukul 07.15 Wib, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nopol BG 634 RY datang dari arah Rupit menuju arah Lubuklinggau.
Namun, saat tiba dan melintas di Jalinsum tepatnya di Desa Bau Gajah Kecamatan Rupit, sepeda motor korban menabrak hewan kerbau.
"Akibat kecelakaan tersebut mengalami luka-luka dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Rupit," ungkap Kasi Humas.
Dari kejadian tersebut, Polres Muratara mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat Nopol BG 634 RY, milik korban.
Baca juga: Akibat Longsor, Vila di Kota Batu Jatim Roboh, Enam Wisatawan Alami Luka-luka, Ada Balita 3 Tahun
Terlepas dari itu, Kapolres Muratara juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara agar senantiasa selalu berhati-hati dalam berkendaraan dan mematuhi rambu lalu lintas.
"Kepada pemilik hewan ternak, agar mengkandangkan hewan ternaknya, jangan di biarkan berkeliaran di jalanan sehingga dapat menyebabkan korban lakalantas," tutup Kasi Humas.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.