Berita Viral
Pria di Pinrang Nyaris Diamuk Massa Karena Dikira Pencuri Gegara Naik di Atap, Padahal Depresi
Pria di Pinrang ini nekat naik ke atap. Hal ini dikarenakan perasaan depresi yang tengah dia rasakan. Namun, pria ini nyaris diamuk warga karena didug
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fsgn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pria di Pinrang ini nekat naik ke atap.
Hal ini dikarenakan perasaan depresi yang tengah dia rasakan.
Namun, pria ini nyaris diamuk warga karena diduga seorang pencuri.
Seorang pria berinisial TL (28) viral setelah kepergok berada di atap rumah warga di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu (29/12/2024).
Baca juga: Usai Nikah Langsung Ujian, Qoyyimah Viral Gegara Jalani Tes SKB CPNS 2024 Pakai Baju Pengantin
Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 22.00 WITA di Leranglerang, Kelurahan Benteng Sawitto, Kecamatan Paleteang.
Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Reza Pahlawan, menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan, TL ternyata termasuk dalam kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Bukan pencuri. Tadi keluarganya sudah datang, ternyata dia memang depresi," ungkap Reza kepada TribunTimur.com, Senin (30/12/2024).
"Tidak ada barang yang dicuri. Jadi diduga dia ini depresi, menurut keluarga, dia juga pernah melakukan hal serupa di Sidrap, yaitu naik ke atap rumah orang," sambungnya.
Warga yang melihat TL di atap rumah mengira ia adalah pencuri dan berusaha menangkapnya.
Baca juga: Tak Pakai Helm, Pengendara Motor Ini Viral Gegara Ditilang dan Didenda Polisi Rp 1,25 Juta
"Hampir dimassa, makanya anggota kami melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan warga yang sudah marah," tambah Reza.
TL mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu dari warga.
"Ada luka berdarah di kepala karena terkena lemparan batu dari warga," jelasnya.
Baca juga: Hamish Daud, Suami Raisa Viral di X, Diduga Lakukan Pelecehan pada Mantan Karyawan
Dalam video yang viral, terlihat beberapa warga membawa balok kayu dan senter sambil meneriaki TL yang tampak kebingungan.
Warga berteriak meminta TL untuk turun, bahkan ada yang melemparnya dengan batu.
"Masessa (tersiksa), pencuri ada mi polisi," teriak salah seorang warga.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com