Kamis, 12 Maret 2026

Berita Viral

Viral Bocah 3,5 Tahun Terperosok di Selokan saat Hujan-hujanan, Hingga Kini Belum Ditemukan

Seorang bocah laki-laki berusia 3,5 tahun hilang usai terperosok ke selokan. Video rekaman CCTV warga sempat viral di media sosial X hingga instagram

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Viral Bocah 3,5 Tahun Terperosok di Selokan saat Hujan-hujanan, Hingga Kini Belum Ditemukan
Kolase TribunGorontalo.com/ist
Tangkapan layar video rekaman cctv warga menampilkan detik-detik bocah terperosok ke dalam selokan saat hujan-hujanan 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang bocah laki-laki berusia 3,5 tahun hilang usai terperosok ke selokan.

Video rekaman CCTV warga sempat viral di media sosial X hingga instagram.

Melansir Tribunnews.com, insiden ini terjadi di kawasan Jalan Menganti Babatan Gang 2F, Kecamatan Wiyung, Surabaya pada Selasa (24/12/2024) sore.

Menurut informasi yang dihimpun, korban sedang bermain hujan bersama kakak dan beberapa temannya di gang dekat rumahnya.

Saat itu, korban mendekati selokan yang tidak tertutup di sebuah rumah warga.

Permukaan air di selokan tersebut meluap dan mengalir deras.

Sekitar pukul 15.35 WIB, korban melangkah pelan sambil bermain, namun tiba-tiba kakinya terperosok ke dalam selokan dan tubuhnya lenyap terseret arus.

Kakak korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera pulang untuk memberitahukan orang tuanya.

Kapolsek Wiyung Polrestabes Surabaya, Kompol Slamet Agus Sumbono, mengonfirmasi insiden tersebut.Hingga malam ini, pihak kepolisian bersama unit kedaruratan BPBD dan SAR masih melakukan pencarian terhadap bocah tersebut.

Sungai Perumahan Royal Residence, lokasi pencarian korban hanyut di selokan Surabaya, Rabu (25/12/2024) dan ilustrasi hanyut.
Sungai Perumahan Royal Residence, lokasi pencarian korban hanyut di selokan Surabaya, Rabu (25/12/2024) dan ilustrasi hanyut. (Kolase Kompas Grup)

"Mohon bersabar, kami masih melakukan pencarian," tambah Kompol Slamet.

Adapun proses pencarian diperluas mencapai Kali Makmur.

Sungai ini berada sekitar 2 kilometer dari lokasi awal anak tersebut tenggelam.

Arif Sunandar, Ketua Tim Kerja Operasional Darurat BPBD Kota Surabaya menjelaskan bahwa proses pencarian sempat terhenti pukul 20.00 WIB, Selasa (24/12/2024) karena kondisi gelap. 

Kemudian, proses pencarian dilanjutkan pagi ini sejak pukul 07.00 WIB.

"Proses pencarian kami lanjutkan pagi ini setelah kami hentikan sementara tadi malam. Proses pencarian kami perluas menuju Kali Makmur," katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved