Satpol PP Viral
Tampang Anggota Satpol PP Gorontalo Diduga Penganiaya Pengendara Motor, Viral di Media Sosial
Belakangan viral seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menganiaya pengendara sepeda motor
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/YA-petugas-Satpol-PP.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Belakangan viral petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menganiaya pengendara sepeda motor di Kantor Gubernur Gorontalo.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak seorang pria tengah berbincang dengan sejumlah anggota Satpol PP.
Tiba-tiba salah satu petugas memukul kaca helm si pengendara.
Selang beberapa detik, pengendara itu turun dari motornya. Ia lalu melepas helm dan duduk sejenak di dekat pos penjagaan.
Saat pria itu berdiri, tiba-tiba seorang petugas menendangnya dari arah belakang hingga jatuh tersungkur.
Video berdurasi dua menit tersebut diunggah oleh akun Facebook, Wahyudin Moridu pada Selasa (24/12/2024).
Rekaman video itu beberapa kali dibagikan ke instagram hingga grup Facebook dan mendapat banyak komentar dari warganet.
Beberapa waktu lalu, petugas terduga pelaku akhirnya terungkap. Ia merupakan petugas muda Satpol PP berinisial YA.
Foto YA berseragam lengkap itu kini ramai dibagikan di media sosial. Ada yang menjadikannya meme.
Baca juga: Kronologi Detik-detik Mobil Terbakar di Pasar Jajan Kota Gorontalo, Asap Mengepul hingga Muncul Api
Respons Kasatpol PP
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia menyayangkan peristiwa itu mencoreng citra institusinya.
“Kami hanya menjalankan tugas penegakan disiplin. Kejadian bermula ketika pengendara motor ini membonceng istrinya ke kantor pada pukul 08.45 WITA, yang mana sudah melewati jam kerja,” ujar Taufik dalam keterangannya kepada media, Selasa (24/12/2024) malam.
Menurut Taufik, pengendara motor tersebut dianggap tidak kooperatif ketika diminta menunjukkan data dan identitas.
Ia juga disebut memainkan gas motor dengan keras dan hampir menabrak petugas.
“Ketukan pada helm adalah bentuk teguran atas perilaku tidak kooperatifnya. Namun, kami mengakui tindakan itu tidak sesuai prosedur,” tambahnya.
Taufik menegaskan bahwa pihaknya telah meminta maaf kepada korban, dan oknum yang terlibat telah diberikan teguran serta sanksi.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Viral Satpol PP Aniaya Pengendara Motor, Detik-detik Mobil Minibus Terbakar