Human Interest Story
Cerita Rusdin Bulumulawa, 21 Tahun jadi Penjaga Gereja Sentrum Gorontalo
Rusdin Bulumulawa adalah sosok penjaga Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) Sentrum Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rusdin-Bulumulawa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rusdin Bulumulawa adalah sosok penjaga Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) Sentrum Gorontalo Wilayah I, Kota Gorontalo.
Lokasinya berada di Jalan P. Kalengkongan, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Saat ini Rusdin tengah beberes mempersiapkan pelaksanaan hari raya Natal 2024.
"Cuma bersih-bersih sedikit saja. Kalau banyak persiapan itu nanti tanggal 24 Desember," ujar Rusdin saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Sabtu (21/12/2024).
Bukan kali ini saja, tercatat sudah 21 kali perayaan Natal, ia persiapkan di GPIG Sentrum.
"Saya dari 2003 di sini, jadi sudah mau 21 kali Natal saya lewati," ungkapnya.
Baca juga: Sosok Ikram Andi Taufan Hurudji, Camat Terkaya di Kabupaten Gorontalo, Punya Harta Miliaran Rupiah
Dulu kata Rusdin, ia tinggal di belakang gereja. Namun karena ada pemugaran, kembali ke kediamannya di kawasan Pabean.
Setiap pagi hari, ia datang bersama istrinya berangkat dari rumah.
Istri Rusdin sendiri bekerja sebagai cleaning service di SD depan gereja.
"Jadi saya di sini istri saya disebelah," ujar Rusdin sembari menunjuk SD di depan gereja.
Awal mula menjaga gereja, Rusdin dibayar Rp100 ribu setiap bulannya. Saat ini gajinya telah naik 10 kali lipat.
Kenaikan gajinya bukan nanti di tahun ini, namun setiap tahun gajinya bertambah sedikit demi sedikit.
Baca juga: Kronologi Kakak Cabuli Adik Tirinya di Kabila Bone Gorontalo, Modus Nonton Video YouTube
Ia mengaku selama puluhan tahun menjaga gereja, tak ada satu pun masalah yang ia alami.
Termasuk keamanan, Rusdin mengaku pernah lupa mengunci pintu gereja selama tiga hari.
"Pas saya balik, ternyata aman-aman saja," tukasnya.
Rusdin sebenarnya adalah pria asal Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.
Ia kemudian menikahi istrinya saat ini yang berasal dari Sanger, Sulawesi Utara.
Selain Rusdin yang disibukkan dengan menjaga kebersihan gereja dan mempersiapkan Natal 2024, istrinya saat ini juga sibuk membuat kue Natal.
Sesuai kapasitas gereja, Rusdin mengaku daya tampung gereja masih cukup para jemaat yang datang.
"Biasanya hari-hari besar itu 90-100 lebih, tapi tetap cukup," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.