Human Interest Story
Cerita Risna Kiu, 20 Tahun Jualan Nasi Bungkus di Kota Gorontalo demi Kebutuhan Sekolah sang Cucu
Risna Kiu (60) merupakan penjual nasi bungkus di kawasan Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Risna-Kiu-bersama-cucunya.jpg)
TRIBUNGORNTALO.COM, Gorontalo – Risna Kiu (60) merupakan penjual nasi bungkus di kawasan Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo.
Nenek Risna sudah berjualan sekitar 20 tahun lamanya.
Ia menjual nasi putih, nasi kuning, bubur ayam, dan gorengan.
Semua jualan itu adalah dagangan milik orang lain, ia bertugas menjaga jualan dengan keuntungan Rp 1.000 per porsi.
Setiap hari ia berjualan mulai dari pukul 07.00 hingga 17.00 WITA. Ia dibantu dua anak perempuannya.
Pendapatan nenek Risna setiap hari fluktuatif, tergantung pengunjung.
Risna Kiu mengaku membiayai kebutuhan sekolah cucunya di SMK Negeri 2 Kota Gorontalo.
"Saat ini saya sedang menanggung biaya cucu saya, karena saya yang merawatnya dari umur 8 bulan sampai dengan sekarang," ujar Risna kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (21/12/2024).
Baca juga: Sosok Ikram Andi Taufan Hurudji, Camat Terkaya di Kabupaten Gorontalo, Punya Harta Miliaran Rupiah
Saat ini cucu Risna bernama Rara itu duduk di kelas 2 Jurusan Desain Grafis.
Tentu saja cobaan pernah dialaminya ketika menjaga dagangan.
Ia sempat mengalami penggusuran, Risna sontak berpindah-pindah tempat.
Namun semua dijalani penuh ikhlas karena hanya itu satu-satunya mata pencaharian Risna.
Adapun suami Risna sudah lama meninggal dunia. Risna pun menjadi tulang punggung bagi keluarganya.
Kini sang cucu bakal menjalani praktik kerja lapangan (PKL). Sehingga Risna harus mencari uang tambahan.
Risna berencana beristirahat ketika cucunya lulus sekolah dan mendapatkan kerja.
(Laporan Kontributor TribunGorontalo.com/Efrit Mukmin)