Senin, 16 Maret 2026

Pantai Kurenai Disita

Pantai Kurenai Gorontalo Tetap Buka Meski Bersengketa, Pengelola Klaim 20 Tahun Pegang Sertifikat

Manager objek wisata dengan brand Kurenai Beach Resort, Risman Nuu menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terpengaruh dengan gugatan hukum terseb

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pantai Kurenai Gorontalo Tetap Buka Meski Bersengketa, Pengelola Klaim 20 Tahun Pegang Sertifikat
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
Wisata Kurenai Gorontalo menjadi objek wisata favorit di Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pantai Kurenai yang dikelola oleh PT Kutilang Paksimas tetap buka meski isunya sebagian lokasinya disengketakan di Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo. 

Manager objek wisata dengan brand Kurenai Beach Resort, Risman Nuu menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terpengaruh dengan gugatan hukum tersebut.

Secara tegas Risman menjelaskan bahwa putusan pengadilan yang terkait dengan sengketa tanah tidak akan mempengaruhi kegiatan wisata di Pantai Kurenai.

Sebab, pihaknya secara sah dan legal telah memegang sertifikat kepemilikan atas lahan seluas 7 hektar, yang selama ini digunakan sebagai lokasi resort dan tempat wisata.

Sementara itu, hanya 3 hektar dari total luas lahan yang sedang dalam sengketa.

"Pantai Kurenai tetap buka dan berjalan seperti biasa. Kami sudah memegang sertifikat tanah seluas 7 hektar sejak 20 tahun lalu," ujar Risman.

Menurutnya, lahan yang kini dikelola oleh KurenaiBeachResort memang menjadi objek sengketa, namun penyitaan terhadap lahan tersebut tidak semudah yang dibayangkan.

Risman menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat langsung dalam perkara hukum yang diajukan oleh pihak Penggugat, bahkan tidak dimasukan dalam tergugat. 

Karena itu, meskipun ada keputusan pengadilan, tidak ada dampak langsung pada operasional Pantai Kurenai.

Risman juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mematuhi seluruh prosedur hukum yang berlaku.

Ia berharap masalah ini dapat segera diselesaikan dengan cara yang baik dan tidak mengganggu kelangsungan operasional wisata yang telah menjadi bagian penting dari sektor pariwisata di Gorontalo.

"Kami menghargai proses hukum yang sedang berlangsung, namun kami juga ingin memastikan bahwa wisata Pantai Kurenai tetap berjalan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dan pengunjung," tegasnya.

Dengan penjelasan ini, pengelola KurenaiBeachResort berharap agar para pengunjung tetap dapat menikmati keindahan Pantai Kurenai tanpa kekhawatiran terkait status hukum tanah yang dikelola.

Perlu diketahui, pantai Kurenai menjadi destinasi menarik bagi warga Gorontalo untuk menghabiskan waktu liburan.

Destinasi Wisata Pantai Kurenai berlokasi Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Pantauan TribunGorontalo.com, cukup banyak pengunjung yang datang menikmati panorama pantai Kurenai setiap hari. 

Pengunjung lebih banyak datang bersama keluarganya. Ada yang menggelar tikar untuk piknik di bawah pohon, berteduh menikmati suasana pantai Kurenai.

Sebelumnya diketahuii, wisata Kurenai, salah satu destinasi favorit di Gorontalo, akan disita oleh Pengadilan Negeri Gorontalo.

Penyitaan ini dilakukan setelah putusan persidangan yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan oleh Umira Kasim.

Pria tersebut mengklaim tanah tersebut sebagai milik sahnya sebagai ahli waris dari alm Tumeo Pakulo.

Pada sidang yang digelar pada Senin, 9 Desember 2024, Pengadilan Negeri Gorontalo memutuskan untuk menyita tanah yang terletak di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango tersebut.

Belakangan ketika dikonfirmasi, bahwa pihak pengelola membantah jika putusan itu semerta-merta langsung membuat objek wisata itu tutup. 

"Pantai Kurenai tetap buka dan berjalan seperti biasa. Kami sudah memegang sertifikat tanah seluas 7 hektar sejak 20 tahun lalu," ujar Risman, Manager Pantai Kurenai Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved