PT Trans Continent

PT Trans Continent Gorontalo Impor Alat Berat Reach Stacker Senilai Rp 6 Miliar

PT Trans Continent  Hub Gorontalo mengimpor untuk pengadaan Alat Berat Reach Stacker  (Alat Berat  untuk memindahkan atau menyusun kontainer

Editor: Ponge Aldi
Dokumen PT Trans Continent
Kendaraan operasional reach stacker milik PT Trans Continent. 

TRIBUNGORONTALO.COM - PT Trans Continent  Hub Gorontalo mengimpor alat berat reach stacker atau alat berat  untuk memindahkan atau menyusun kontainer untuk kebutuhan di DEPO Gorontalo.  

Alat berat itu langsung dikirim dari SANY Corporation China dengan muat di Shekau China ke Pelabuhan Surabaya kemudian ke Gorontalo.

“Sekarang alat berat itu dalam perjalanan ke Indonesia. Insya Allah, Reach Stacker tsb akan masuk Pelabuhan Surabaya pada 16 Desember 2024,” kata pendiri sekaligu pemilik PT Trans Continent  Ismail Rasyid,  di Jakarta pada Minggu (15/12/2024)

Alumnus Lemhamnas 2021 itu mmengatakan setiba di Surabaya akan melewati proses  custom clearance dan penyelesaian Proses importasi dan pembayaran pajak impornya.

Baca juga: FULL Wawancara Eksklusif Ismail Rasyid, Dari Perjuangan Masa Kecil hingga Jadi CEO Trans Continent

Kemudian, dari Surabaya reach stacker dikirim ke Gorontalo untuk penggunaan dalam rangka mendukung kegiatan di Dry Port Trans Continent di Tibawa  Kabupaten Gorontalo yang dipersiapkan sebagai Pusat Logistics Berikat (PLB) 

“Kami pesan 1 ( satu) Reach stacker dan ini akan terus bertambah untuk pengadaaan alat alat kerja lainnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata alumnus S2  Universitas Trisakti, Jakarta.

Owner PT Trans Continent, Ismail Rasyid ditemui di lokasi, Jumat (22/11/2024).
Owner PT Trans Continent, Ismail Rasyid ditemui di lokasi, Jumat (22/11/2024). (FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com)

 Trans Continent membuka cabang di Gorontalo  pada Jumat (22/11/2024) oleh Pj  Gubernur Gorontalo, Rudy yang dihadiri segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo.

Kantor Trans Continent berada di Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, tidak jauh dari Bandara Djalaluddin Gorontalo. Rudy mengapresiasi langkah Trans Continent memilih Gorontalo sebagai salah satu lokasi pengembangan bisnisnya.

 Perusahaan yang didirikan pada 21 November 2003 ini memiliki 22 cabang di 15 provinsi di Indonesia, tiga di luar negeri yakni Australia, Filipina, dan Malaysia, serta jaringan kerja di lebih 80 negara dengan sekitar 400 karyawan karyawati. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved