Berita Viral
VIRAL Seorang Dokter Dipukuli Sopir Pribadi Istri Oknum Pejabat, Tak Terima Anaknya Jaga Weekend
Heboh di media sosial video penganiayaan dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya bernama Luthi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fjdhjhgjh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Heboh di media sosial video penganiayaan dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya bernama Luthi.
Video penganiayaan dokter koas itu telah dibagikan berulang kali di media sosial, salah satunya akun Instagram @lambe_turah, Kamis (12/12/24).
Seorang sopir (driver) ibunda dari mahasiswa kedokteran menghajar dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya bernama Luthfi.
Dalam video yang beredar hingga viral di media sosial, pria (driver) berbaju merah tersebut tak segan-segan memukul sang dokter koas secara membabi buta.
Video penganiayaan dokter koas itu telah dibagikan berulang kali di media sosial, salah satunya akun Instagram @lambe_turah, Kamis (12/12/24).
Dikutip dari TribunBengkkulu.com, tindakan membabi buta yang dilakukan sang driver tersebut merupakan bentuk pembelaan dari bosnya.
Baca juga: Ajak Kreator Ubah Passion Jadi Peluang, Raditya Dika Berbagi Soal YouTube Shopping Affiliate
Aksi penganiayaan itu bermula ketika dokter koas Luthfi diminta untuk bertemu dengan orang tua Lady, salah satu dokter koas muda yang merasa tidak puas dengan jadwal piket alias jaga.
Pertemuan itu terjadi di lantai 2 salah satu tempat makan. Ketika ibunya Lady sedang berbicara, korban dan dua orang koas tersebut dianggap telah menyepelekannya.
Singkat cerita, sang driver ibunya Lady emosi tinggi karena sifat ketiga dokter muda itu. Sampai akhirnya terjadi tindak penganiayaan seperti yang ada di video viral.
SOPIR IBU pukuli dokter koas
Seorang sopir (driver) ibunda dari mahasiswa kedokteran menghajar dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya bernama Luthfi. (X/Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR)
Jadwal Piker Libur Natal dan Tahun Baru
Dalam video berdurasi 12 detik tersebut, tampak korban menerima pukulan beberapa kali dari pria berbaju merah, sang driver ibunda dokter koas junior.
Disinyalir permasalahan tersebut diduga karena orangtua dari junior dokter koas merasa tak terima anaknya mendapat jadwal piket bertepatan dengan libur panjang nataru (natal dan tahun baru).
Akibat penganiayaan ini, Lutfhi mengalami luka memar di bagian wajah dan satu matanya juga memerah.
Kini dokter koas tersebut sedang mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang lantaran luka cukup parah pada bagian gigi, mata hingga muka.
Korban sendiri sudah membuat visum dan telah melaporkan peristiwa ini ke SPKT Polda Sumsel. Kakak korban bernama Audi mengungkapkan, jika adiknya Lutfi merupakan perantau dari Jakarta ke Palembang.
"Lutfi tinggal bersama keluarga yang ada di Palembang," kata Audi, Kamis (12/12/2024).
Lutfi dianiaya oleh seorang pria mengenakan kaus berwarna merah. Dokter koas itu nampak menerima pukulan bertubi-tubi dari sang pria.
Baca juga: Bandingkan Harga HP dan Spesifikasi Oppo Reno 12 5G vs Samsung Galaxy S23 FE, Bagusan Mana?
Beberapa orang yang ada di lokasi termasuk seorang ibu-ibu dan rekan korban tampak berusaha melerai namun tidak meredam perbuatan pelaku yang tetap memukuli korban.
Audi mengaku adiknya mengalami memar dan luka lebam dan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
"Kami saat ini masih shock juga dapat info dari sana sini. Yang kami dengar saat ini luthfi kondisi nya masih di rawat di rumah sakit. Untuk luka yang kami tau saat ini ada banyak memar di mukanya," ujar Audi.
Audi mengaku keluarganya rencana akan ke Palembang malam ini. Namun Audi mengaku tidak paham mengenai kronologis insiden yang menimpa adiknya.
"Kalau itu biar Luthfi saja yang menjelaskan, soalnya kami di Jakarta juga hanya dengar dari cerita keluarga, " katanya.
Keluarga LAP Datang Minta Damai
Setelah viral rupanya keluarga pelaku muncul untuk mendatangi korban di RS. Keluarga korban menjelaskan bahwa ibu pelaku meminta jalur damai.
"Saat ini belum (minta maaf), yang ada malah ibu pelaku datang ke RS Bhayangkara hanya minta supaya jalur damai," jelas kakak korban.
Sementara itu keluarga korban berterimakasih kepada dosen yang memviralkan kejadian tersebut.
"Saya sedih sekali, disitu posisi adik saya sama sekali tidak ada melawan pukul balik, karena lagi pakai atribut koas dan alamamater kampus," tutur Audi, kakak korban.
Diduga Mau Liburan ke Eropa
penyebab LAP ngotot minta ganti jadwal berujung dokter koas senior dipukuli keluarganya. LAP diduga mau liburan akhir tahun ke Eropa namun kemungkinan bentrok dengan jadwalnya saat bekerja.
Hal itu membuat seniornya, Luthfi dipukuli di salah satu cafe di Palembang.
Pemicu Luthfi Dokter Koas FK Unsri di Palembang dipukul di salah satu cafe di palembang ternyata karena masalah jadwal absen seorang dokter koas berinisial LAP.
Tidak tanggung tanggung, LAP Dokter Koas tersebut ternyata diduga hendak pergi berlibur ke Eropa. Jadwal untuk liburan berkemungkinan bentrok dengan jadwal dokter koas LAP saat bekerja. Di sini juga terungkap, ternyata LAP anak dari seorang ayah yang merupakan pejabat di Kementerian PU.
Saat ini ayah LAP Berdinas di Kalimantan. Sementara sang ibu merupakan Owner Butik ternama di Palembang. Sang ibu diketahui berinisial SM alias Lina Dedy.
Dalam Video viral pemukulan Lutfi dokter koas FK Unsri tersebut juga terlihat sosok Lina Dedy didalamnya. Dia juga terlihat ngotot saat terjadi pemukulan tersebut.
Komentar Warganet:
Menanggapi kejadian penganiayaan dokter koas ini, warganet pun turut berkomentar. Tak sedikit yang menyayangkan tindakan penganiayaan dokter koas tersebut.
"Kalau gak kuat mental jangan jadi dokter dek. Gempa, halilintar, natal, tahun baru, lebaran, tsunami, namanya dokter tetep jaga dan melayani pasien. Kasus ini Perkara gak mau jaga di hari besar, ribet pengen libur. Lalu keluarga ikut campur dengan kekerasan. Jadi dukun saja km," tulis akun @deswancapri.
Baca juga: 3 Produk Terbaru Huawei Diluncurkan di Dubai
"Nakes itu sensitif dengan kata "libur panjang", " Cuti bersama", "pulang kampung pas lebaran", " Tahun Baruan". Kenapa? Karena tidak semua nakes mendapatkan previllege itu. Semoga Tuhan selalu memberkahi hidup para nakes. Aminnnn," balas akun @yenny.
"Aku anakku saat koas malah lebaran tugas dan abis lebaran dak biso jugo liburan tetep bae jago tp itulah proses jalani bae jgn sok hebatt krn masih byk wong hebat tp dak cak emak budak ini dasar kubuu niann," timpal akun @icha.
"Kalau ga kuat mental mending jgn jadi dokter, ini baru pendidikan looh, lagi nyari ilmunya buat jadi dokter. Gimana nanti kalau sudah jadi dokter beneran, gimanapun kondisinya mau hari apapun yaa ya namanya dokter harus siap jaga dan melayani pasien kalau sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawabmu. Waakacawww!," akun @rimaadona menambahkan.
Bahkan ada juga warganet yang menyinggung sebagai seorang dokter, harusnya sudah tahu dengan resiko yang diterima. Termasuk tidak adanya soal jadwal libur di natal dan tahun baru.
"ya begitulah risiko nakes, mau jadwal lagi natalan, liburan kalo wktnya jaga ya jaga, ini ngapain maknya jadi ikut campur, herman bangettt,' tulis akun @nurullkhos.
VIRAL Dokter Koas Dipukuli Pelaku Sopir Pribadi dari Istri Pejabat
Dokter Koas Dipukuli, Pelaku Sopir Pribadi dari Istri Oknum Pejabat di Kalimantan Barat. (X)
Orangtua Sang Junior, Ayah Pejabat di Kementerian
Dari informasi yang beredar, dokter koas junior berinisial LAP. Sementara sang ibu merupakan Owner Butik ternama di Palembang.
Sang ibu diketahui berinisial SM alias Lina Dedy Sang ayah dari dokter koas junior LAP merupakan oknum pejabat di Kementerian PU yang bertugas di Kalimantan Barat.
Sementara, korban Lutfi merupakan Chief Koas Mahasiswa Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) di RS Siti Fatimah Palembang.
Dekan Fakultas Kedokteran Unsri dr Syarif Husin membenarkan peristiwa tersebut dan sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kampus.
"Kami prihatin dengan insiden yang menimpa salah satu peserta didik kami yang sedang melakukan pembelajaran profesi di RS Siti Fatimah. Setelah mendapatkan laporan tersebut kami langsung melakukan rapat koordinasi dengan pihak kampus," katanya Kamis (12/12/2024).
Akibat insiden tersebut korban mengalami luka memar di bagian wajah dan satu matanya juga memerah yang diduga akibat penganiayaan yang dialaminya.
Saat ini korban dirawat di RS Bhayangkara Palembang. Sementara, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto mengatakan korban sudah membuat laporan ke Polda Sumsel terkait peristiwa tersebut. Namun, ia belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi maupun motif dalam peristiwa tersebut.
"Iya ada semalam (laporan masuk ke Polda Sumsel)," katanya, Kamis (12/12/2024).
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul VIRAL Dokter Koas Dipukuli, Pelaku Sopir Pribadi dari Istri Oknum Pejabat di Kementerian, https://medan.tribunnews.com/2024/12/12/viral-dokter-koas-dipukuli-pelaku-sopir-pribadi-dari-istri-oknum-pejabat-di-kalimantan-barat?page=all.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.