Berita Viral
Ngaku Dilecehkan, Pegawai Bank Wanita di NTT Laporkan Pimpinannya Ke Polisi
Seorang pegawai bank melaporkan pimpinannya ke polisi. Laporan tersebut dia buat karena dirinya mendapatkan perilaku yang tidak senonoh dari pimpinan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fhglkejfngvkfe-vgf.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pegawai bank melaporkan pimpinannya ke polisi.
Laporan tersebut dia buat karena dirinya mendapatkan perilaku yang tidak senonoh dari pimpinannya.
Ia mengaku dilecehkan sang pimpinan dengan memegang alat vitalnya.
Pegawai bank perempuan ini tak terima, akhirnya dilaporkan ke pihak yang berwajib agar kasus ini diperiksa.
Sekaligus juga untuk mencegah adanya kemungkinan perilaku yang sama akan dilakukan.
Baca juga: Gegara Tak Diterima Saat Ditegur, Pengendara Motor Ini Viral Karena Pukul Wajah Wanita Di Bali
Seorang oknum Kepala Bank BUMN Unit Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial ATA (48) dilaporkan ke polisi oleh seorang perempuan muda berparas cantik yang merupakan bawahannya sendiri berinisial MKD alias LLW (23).
Laporan perempuan tersebut tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/141/XI/SPKT/RES LEMBATA/POLDA NTT, tertanggal 18 November 2024.
"Kejadiannya, Senin (18/11/2024) pukul 20.21 Wita di ruang customer service," ujar Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Donni Sare dalam keterangannya, Selasa (19/11/2024) malam.
Donni menerangkan kejadian bermula ketika korban memberikan slip penarikan kepada ATA di ruangan kerja.
Namun saat itu, ATA hanya duduk diam di meja customer service.
Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas ditemukan Warga di Semak-semak Exit Tol Tangerang, Polisi Olah TKP
"Terlapor langsung mengayunkan tangan kirinya ke arah korban sehingga mengenai alat vital korban," kata dia.
Tak terima atas perlakuan pimpinan, korban kemudian melaporkan ke Polres Lembata.
Donni mengatakan penyidik telah meminta keterangan korban.
Selain itu, mereka juga membuat undangan klarifikasi untuk para saksi dan terlapor.
Pihaknya berjanji akan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
"Kami akan meminta hasil rekaman CCTV pada saat kejadian di kantor tersebut,"ujarnya sebagaimana dikutip Tribun-medan.com dari Kompas.com, Selasa malam.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jawa Tengah, Truk Box Vs Sepeda Motor, Satu Orang Tewas
Pengakuan korban
Salah satu keluarga korban, MLW mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.21 Wita.
Setelah korban memberitahukan kepada keluarganya, kemudian mereka langsung mendatangi kantor bank BUMN unit Lembata tersebut dan bertanya siapa nama kepala itu.
“Saat bertanya kepada satpam yang piket, saat itu ada satu pegawai yang mengarahkan untuk mengisi buku tamu, saat bertanya nama kepala itu satpam tidak memberitahu namanya,“ujar MLW.
Baca juga: Istri hingga Cucunya Masih Tertimbun Longsor, Pak Subur Warga Purworejo Berduka
Reaksi cepat keluarga korban langsung menuju ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian itu.
Pengakuan LLW bahwa saat itu hendak lembur di kantor namun saat melakukan penyetoran, kepala banka unit Lewoleba itu diduga memegang kemaluan korban.
Kata MLW, korban menangis dan menelpon bapaknya bahwa atasannya telah melakukan aksi tidak senonoh.
Menurut LLW, pimpinan bank unit itu pegang paha dan berakhir memegang kemaluan korban.
"Kami keluarga besar merasa tercoreng atas prilaku ini. Ini harus diproses, jangan sampai ada korban lain selain anak kami,” pungkas MLW.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul PEGAWAI Bank di Bagian Customer Service Ini Laporkan Pimpinannya, Ngaku Dilecehkan, Pegang Kemaluan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.