SAM Air Kembali Beroperasi
SAM Air Ganti Tipe Pesawat untuk Penerbangan Perintis Pohuwato Gorontalo, Lebih Mini dari Sebelumnya
Maskapai SAM Air resmi kembali beroperasi pada Sabtu (16/11/2024). Namun kali ini pihak SAM Air menggunakan pesawat tipe berbeda.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Maskapai-SAM-Air-kini-menggunakan-Cessna-C208B-Grand-Caravan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Maskapai SAM Air resmi kembali beroperasi pada Sabtu (16/11/2024).
Namun kali ini pihak SAM Air menggunakan pesawat tipe berbeda.
Jika sebelumnya jenis DHC-6 Twin Otter berkapasitas 15 penumpang, kini SAM Air menggantinya dengan Cessna C208B Grand Caravan berkapasitas 10 penumpang.
Adapun rute yang akan dilayani yakni sebagai berikut:
- Gorontalo - Pahuwato - Palu (PP);
- Gorontalo - Buol (PP);
- Gorontalo - Bolmong - Manado (PP) dan;
- Manado - Siau - Naha - Miangas - Melonguane (PP).
Adapun kepastian kembali beroperasinya rute ini diputuskan dalam rapat koordinasi kesiapan Penerbangan Lanjutan Korwil Gorontalo pada Jumat (15/11/2024).
"Ia sudah kembali beroperasi," ujar Kepala Bagian Keuangan dan Tata Usaha Penerbangan dan Pelayanan Bandara Djalaluddin Gorontalo, Dodi Kiswanto Mano, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Senin (18/11/2024).
Sementara itu, Kepala Kantor BLU UPBU Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, menyampaikan penerbangan perintis ini dapat menciptakan konektivitas Provinsi Gorontalo dengan wilayah lain seperti Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
Juga Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Tahuna, serta Miangas, wilayah utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Kepala Kantor BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo ini juga berharap penerbangan perintis SAM Air memudahkan pelayanan publik jelang liburan natal dan tahun baru 2025.
Sebelumnya penerbangan perintis dengan maskapai SAM Air sempat terhenti akibat insiden kecelakaan pada Minggu, 20 Oktober lalu.
Kecelakaan ini menewaskan semua awak kabin dan penumpang.
Empat orang dinyatakan tewas saat pesawat gagal mendarat di Bandara Panua Pohuwato tersebut. Para korban adalah pilot, co-pilot, mekanik, dan satu penumpang.
Diberitakan TribunGorontalo.com sebelumnya, penerbangan perintis maskapai SAM Air sempat dihentikan sementara.
Kadis Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menjelaskan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menginvestigasi insiden kecelakaan pesawat komersil tersebut.
"Jadi dihentikan sementara menunggu hasil investigasi KNKT," ujar Jamal saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Jumat (25/10/2024).
"Kalau sudah ada, nanti kita evaluasi bersama dengan sejumlah pihak," tukasnya.
Evaluasi itu menjadi acuan untuk membuat kebijakan.
Sebab KNKT belum bisa memastikan penyebab kecelakaan, apakah human eror atau karena masalah lain.
"Tetapi kalau mengacu di standar operasional prosedur (SOP) SAM Air, sudah pasti melakukan pengecekan apakah pesawat layak terbang. Itu sangat ketat," pungkasnya.
KNKT Rembuk Bersama TNI-Polri
Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) rembuk bersama TNI/Polri.
Mereka membahas penyelidikan kasus kecelakaan SAM Air di Polres Pohuwato, Jl Trans Sulawesi No 18 Kec Marisa Kab Pohuwato Gorontalo pada Senin (21/10/2024).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi.
Turut hadir Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, juga Ketua KNKT Gorontalo Capt Nurcahyo Utomo.
Adapula Kasi Intel Korem 133/NW Kolonel Cke Subur Wahono, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Inf Madiyan Surya, Kapolres Pohuwato AKBP Winarno.
Juga Plt Bupati Pohuwato Suharsi igirisa, Danposal Pohuwato Letda Teknik Sutiyono, Investigator Keselamatan Penerbangan Herry, Co-pilot SAM Air Capt Kasta Gunawan, serta Tim SAM Air Vanezha Isoni.
Jangan Ketinggalan Update Berita Peristiwa, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.