Kamis, 5 Maret 2026

Objek Wisata Gorontalo

Pesona Taman Pantai Pentadu Barat Gorontalo, Keindahan Alam Boalemo yang Butuh Sentuhan Perhatian

Namun, di balik keindahannya, destinasi di pesisir Boalemo, Gorontalo, ini menyimpan cerita tentang potensi besar yang belum sepenuhnya terkelola.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pesona Taman Pantai Pentadu Barat Gorontalo, Keindahan Alam Boalemo yang Butuh Sentuhan Perhatian
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Suasana pagi di Taman Pantai Desa Pentadu Barat Boalemo, Gorontalo, Sabtu (16/11/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Taman Pantai Pentadu Barat menawarkan pesona alam yang mampu memanjakan mata dan menenangkan jiwa. 

Namun, di balik keindahannya, destinasi di pesisir Boalemo, Gorontalo, ini menyimpan cerita tentang potensi besar yang belum sepenuhnya terkelola.

Taman ini dirancang sebagai simbol penghargaan terhadap para petani dan nelayan setempat.

Ada ikon utama berupa patung berbentuk karamba atau jaring ikan.

Ikon ini menjadi pengingat akan pentingnya sektor pertanian dan perikanan bagi masyarakat sekitar.

Mengunjungi taman pantai ini, pengunjung disuguhi pemandangan laut lepas yang membentang luas.

Suara deru ombak dan aktivitas perahu nelayan menambah nuansa khas pantai yang menenangkan.

Saat senja, matahari terbenam menjadi daya tarik utama yang sulit diabaikan.

Fasilitas sederhana berupa tiga pondok disediakan untuk pengunjung yang ingin berteduh atau bersantai menikmati suasana.

Hembusan angin laut yang sejuk juga menciptakan atmosfer relaksasi yang cocok untuk melepas penat dari rutinitas harian.

Budi Kasim, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa keindahan taman pantai ini memberikan efek menenangkan.

"Pemandangan laut yang luas dan tenang ini bisa membantu mengurangi stres dari hiruk pikuk dunia," ujar Budi saat ditemui.

Meski menawarkan panorama yang memukau, Taman Pantai Pentadu Barat memiliki sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi.

Lokasinya berjarak sekitar 74 kilometer dari Bandar Udara Djalaludin Gorontalo dan 88 kilometer dari Bandar Panua Pohuwato, menjadikannya cukup mudah diakses oleh wisatawan yang datang dari luar daerah.

Namun, keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama. Budi menyoroti minimnya penerangan di malam hari, yang membuat suasana pantai menjadi sepi dan kurang nyaman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved