Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Buntut Anggota DPRD Gorontalo Ngamuk, Haris Tome Bantah Ada Pembahasan APBD 2025 di Luar Forum Resmi

Penjabat Sekda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome membantah tudingan bahwa pihaknya membahas anggaran APBD 2025 di luar forum resmi.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Buntut Anggota DPRD Gorontalo Ngamuk, Haris Tome Bantah Ada Pembahasan APBD 2025 di Luar Forum Resmi
TribunGorontalo.com/Herjianto
Pj Sekda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, mengklarifikasi penyebab ketegangan di forum DPRD Kabupaten Gorontalo, Rabu (13/11/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjabat Sekda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome membantah tudingan bahwa pihaknya membahas anggaran APBD 2025 di luar forum resmi.

Haris Tome mengklarifikasi pernyataan Anton Abdullah yang sebelumnya marah-marah (ngamuk) saat rapat di DPRD Kabupaten Gorontalo.

Anton Abdullah mengaku kecewa karena pemerintah daerah membahas APBD 2025 tanpa sepengetahuan anggota DPRD lain.

"Terkait dengan pembicaraan itu saya ingin sampaikan itu tidak ada," ujarnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Rabu (13/11/2024).

Haris menyebut rumah dinas terbuka bagi siapa saja.

"Kan tidak bisa dilarang orang yang bertemu, misalnya ada yang berkunjung terus saya bilang jangan datang," terang Haris. 

Ia pun menepis kedatangan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gorontalo di rudis untuk membahas APBD.

"Pak Jayusdi (anggota DPRD Kabupaten Gorontalo) datang sekitar lima menit lalu pulang," ungkap Haris. 

Mantan Kadis Perkim Kabupaten Gorontalo ini mengatakan Jayusdi Rivai berniat mencari solusi atas masalah-masalah di periode sebelumnya.

"Soal anggaran itu tidak pernah dibahas, itu pembahasannya di sini (kantor DPRD Kabupaten Gorontalo)," jelasnya. 

Hanya saja, ia tidak mempersoalkan keributan dalam forum resmi.

Menurutnya, ketegangan saat pembahasan APBD Kabupaten Gorontalo merupakan hal lumrah.

"Begitu juga membangun kecurigaan dalam mencari kebenaran juga penting," pungkasnya. 

Baca juga: Persiapan Debat Kedua Calon Bupati Gorontalo, KPU Kabupaten Gorontalo Mulai Tata Panggung

Anton Abdullah marah-marah di forum DPRD Kabupaten Gorontalo
Anton Abdullah marah-marah di forum DPRD Kabupaten Gorontalo (TribunGorontalo.com)

Diberitakan TribunGorontalo.com sebelumnya, suasana rapat pembahasan anggaran di Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo berlangsung panas, Selasa (12/11/2024).

Hal itu lantaran Anton Abdullah, meluapkan kemarahannya terhadap dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan APBD tahun 2025.

Awalnya, Anton tampak tenang ketika menyampaikan pandangannya dalam forum pembahasan Ranperda APBD Kabupaten Gorontalo untuk tahun anggaran 2025.

Ia memulai dengan apresiasi terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang serius membahas anggaran, terlihat dari kehadiran banyak pihak yang terlibat.

"Pertama, saya mengapresiasi langkah TAPD yang menseriusi pembahasan anggaran ini," kata Anton dengan suara berwibawa.

Namun, nada bicaranya berubah seketika saat ia menyentuh isu yang membuatnya naik pitam.

"Namun, semangat saya runtuh seketika. Ternyata ada pertemuan di luar forum resmi DPRD ini," ujar Anton dengan suara meninggi.

Politisi muda dari PDI Perjuangan ini mengungkapkan dugaan adanya pertemuan Badan Anggaran (Banggar) yang diadakan sebelum rapat resmi. 

Anton pun memperingatkan agar tidak ada yang "menggerogoti" anggaran Kabupaten Gorontalo.

"Jangan begitu, jangan dianggap bodoh kita semua di sini. Kalau begini kelakuan teman-teman semua, saya sendiri yang akan melaporkan ke Kejaksaan!" tuturnya.

Ia pun mendorong tumpukan berkas di meja sidang dan berteriak, "Jangan begitu ngoni (kalian)!"

Suaranya yang menggelegar membuat suasana ruang paripurna seketika tegang.

Anton pun meninggalkan ruangan sidang. Ia sempat ditenangkan oleh pegawai yang berusaha menenangkan situasi.

Insiden ini diunggah Anton dalam status WhatsApp pribadinya, Selasa (12/11/2024).

Ia meminta rekan-rekan dewan dan pejabat pemerintah daerah agar tidak bermain-main dengan uang rakyat.

Anton menyampaikan pesan penuh amarah dan peringatan keras kepada siapa saja yang mencoba bermain-main dengan dana publik.

"Jangan main-main dengan uang rakyat. Saya ada di garda terdepan. Jangan gerogoti uang rakyat!" tulisnya, disertai emoticon marah.

 

Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved