Kunci Jawaban
Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 150 Kurikulum Merdeka: Uji Kompetensi soal Pilihan Ganda dan Esai
Dalam buku IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka halaman 150 tersebut terdapat Uji Kompetensi. Siswa diminta mengerjakan soal pilihan ganda dan esai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/buku-IPS-Kelas-7-Kurikulum-Merdeka-halaman-150.jpg)
(1) Perusahaan mengirimkan produknya ke minimarket di seluruh Indonesia.
(2) Mega membeli seragam untuk dipakai ke sekolah.
(3) Arif membeli pertalite untuk sepeda motornya.
(4) Perusahaan SR memproduksi roti dalam jumlah banyak.
(5) Ibu Tanti membeli tepung, kemudian mengolahnya menjadi odading untuk dimakan.
Berdasarkan setiap pernyataan tersebut, aktivitas yang dilakukan dalam rangka konsumsi adalah ….
A. (1), (2), dan (5)
B. (3), (4), dan (5)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (5)
Jawaban: D
9. Ketika lapar Dimas memilih bakso, Erry memilih satai, Ismi memilih ayam goreng, sedangkan Lili memilih mi untuk memenuhi kebutuhan akan makanan. Pernyataan tersebut menunjukkan perbedaan permintaan berdasarkan ….
A. selera
B. harga
C. penghasilan
D. kualitas barang
Jawaban: A
10. Pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual yang dilakukan secara langsung atau tidak langsung untuk melaksanakan transaksi jual beli. Fungsi pasar dalam menyalurkan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen disebut ….
A. pembentuk harga
B. distribusi
C. promosi
D. konsumsi
Jawaban: B
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 130 Kurikulum Merdeka: Potensi Sumber Daya untuk Indonesia Maju
II. Jawablah soal-soal berikut secara jelas, benar, dan ringkas!
- Perhatikan bacaan berikut!
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Gunung Bromo
Berdasarkan informasi dan laporan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru bahwa telah terjadi kebakaran lahan di Kawasan Gunung Bromo pada hari Senin, 11 September 2017 sebanyak 3 titik yakni di lereng B29, Kawasan Savana (Bukit Teletubies) dan Lereng dingklik, Pananjakan.
“Awal mula titik api muncul sekitar pukul 10.45 WIB yang teridentiikasi berasal dari terbakarnya ilalang Savana tepat di bawah Bukit B29,” ujar salah seorang wisatawan yang sedang berkunjung. Segera melaporkan kepada petugas TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) yang saat itu tengah bertugas di Pos Cemoro Lawang.
Setelah menerima laporan adanya kejadian kebakaran tersebut, pihak TNBTS segera menghubungi instansi terkait. Pemadaman dilaksanakan oleh beberapa personil meliputi 6 personil dari Polsek Sukapura; 6 personil dari Koramil Sukapura; 4 personil dari Sat Sabhara Polres Probolinggo; 4 personil dari BPBD Kabupaten Probolinggo; 14 personil dari TNBTS; serta 16 personil Sahabat Bromo. Pemadaman dilakukan secara tradisional dengan “menggepyok” atau memukul api dengan batang atau semak belukar.
“Api cepat menjalar disebabkan karena kondisi arah angin yang berubah ubah dan cuaca yang panas dan kering, tindakan darurat yang dapat kami lakukan pada saat itu adalah dengan membuat sekat pembatas dengan menyiramkan pasir pada area yang belum terbakar. Kami memadamkan api secara manual dengan menyiramkan air pada titik api oleh Damkar TNBTS, dan menyiagakan personil di Pos pantau Cemoro Lawang, serta menyiagakan juga Damkar cadangan dari Balai Besar TNBTS Malang,” kata Heri Personil TRC BPBD Kabupaten Probolinggo.