Objek Wisata Gorontalo
Berfoto Pakai Perahu Kaca di Hiu Paus Gorontalo, Segini Tarifnya!
Seorang pengunjung dari Minahasa, Sulawesi Utara, mantan Wakil Wali Kota Minahasa Swhynnie Watoelangkow, mengungkapkan ketidaknyamanannya karena harus
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berfoto-dengan-Hiu-Paus-Gorontalo.jpg)
Seorang pengunjung dari Minahasa, Sulawesi Utara, mantan Wakil Wali Kota Minahasa Swhynnie Watoelangkow, mengungkapkan ketidaknyamanannya karena harus memarkirkan mobilnya jauh dari lokasi utama wisata.
“Kalau bisa, sediakan tempat parkir khusus bagi pengunjung. Kami tadi parkirnya jauh, jadi cukup capek jalan ke sini,” ujarnya, Sabtu (2/11/2024).
Selain masalah parkir, Swhynnie juga berharap pemerintah memperhatikan kebersihan pantai.
"Untuk pemerintah, kami berharap kebersihan tetap dijaga. Wisata yang bersih tentu akan menarik lebih banyak pengunjung,” tambahnya.
Meski demikian, ia memuji keunikan wisata Hiu Paus Botubarani yang menurutnya berbeda dari tempat wisata lainnya, terutama karena adanya hiu paus yang jinak dan mudah diajak berinteraksi.
Keluhan serupa disampaikan oleh Tinnigre Kauna, seorang dosen Universitas Manado yang juga berkunjung ke tempat tersebut.
Ia berharap agar pemerintah terus mendukung pengembangan fasilitas di wisata Hiu Paus Botubarani.
“Tempat ini memberi pekerjaan bagi masyarakat lokal. Jadi, pemerintah perlu memberi anggaran khusus untuk pengembangan wisata ini,” tuturnya.
Pengunjung lainnya, Feri Dapolii dari Minahasa Utara, menyampaikan bahwa ia tertarik berkunjung ke Botubarani atas rekomendasi temannya.
Namun, ia juga menyayangkan minimnya tempat parkir yang memadai dan menyebut harga tiket dan fasilitas sedikit mahal.
“Semoga ke depan ada tempat parkir khusus, dan harganya bisa lebih terjangkau untuk wisatawan lokal seperti kami,” katanya.