Hiu Terdampar

Diduga Hiu Putih Terdampar dan Dikonsumsi Warga Desa di Pesisir Bone Bolango Gorontalo

Sebagai informasi, Desa Mootawa adalah daerah pesisir dalam administrasi Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
free
ILUSTRASI --- Hiu putih, diduga terdampar di pesisir Bone Bolango dan dikonsumsi warganya. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kepala Desa Mootawa, Cowandi Lagasius membenarkan warganya mengonsumsi yang terdampar di pantai desa tersebut. 

Diduga, hiu dengan warna putih di bagian dadanya itu merupakan Hiu Putih (Carcharodon carcharias).

Sebagai informasi, Desa Mootawa adalah daerah pesisir dalam administrasi Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Kata kades, ia baru tahu hiu itu terdampar setelah dikonsumsi oleh warga setempat. 

"Itu yang saya sayangkan juga, mereka tidak konfirmasi ke saya, dan tiba-tiba sudah dibagi," katanya.

Menurut Kades, bahwa Hiu itu dipotong-potong di tempat lalu dibagikan ke warga yang hadir saat itu. 

Penampakan hiu putih ditemukan warga Desa Mootawa, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo
Penampakan hiu putih ditemukan warga Desa Mootawa, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo (Tangkapan layar video)

"Dipotong-potong sama mereka lalu dijadikan lauk," tutur kades saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com. 

Menurut kades, bahwa hiu putih ditemukan di pesisir pantai Mootawa pada Rabu 30 Oktober 2024 sekira pukul 08.00 Wita. 

"Jam 8 pagi baru masyarakat tahu ada hiu terdampar," terangnya. 

Menurut warga, saat ditemukan hiu itu sudah tidak banyak bergerak. Hanya ekornya yang sesekali mengibas. 

Namun, karena tubuhnya sudah tersangkut di tanah dengan kedalaman yang rendah, ia pun kesulitan menjangkau wilayah tinggi. 

Karena itu, hiu putih itupun langsung diamankan warga setempat.

Seperti video yang viral berdurasi 18 detik, seorang warga mengikat hiu menggunakan seutas tali di bagian ekor. 

Sementara warga lain menyaksikan dari dekat sambil menariknya menuju ke pinggiran. 

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui apakah hiu tersebut merupakan Hiu Putih.

Namun dikutip dari www.dcceew.gov.au, Hiu putih dilindungi secara internasional melalui sejumlah mekanisme.

Hiu putih tercantum pada Lampiran II Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora yang Terancam Punah (CITES) dan juga pada Lampiran I dan II dari Konvensi Spesies Migrasi (CMS).

Konvensi-konvensi ini membatasi perdagangan dan membantu mengurangi jumlah hiu yang terbunuh melalui kegiatan penangkapan ikan komersial dan rekreasi.

Hiu putih adalah predator laut puncak besar, langka, berdarah panas. 

Panjang maksimum adalah 6,4 meter, meskipun spesimen hingga 7 meter mungkin ada.

Hiu putih bereproduksi hanya sekali setiap dua hingga tiga tahun.

Hiu putih tersebar luas di seluruh wilayah beriklim sedang dan sub-tropis di belahan bumi utara dan selatan.

Ini paling sering ditemukan di Australia selatan, Afrika Selatan, California utara dan Amerika Serikat bagian timur laut.

Di perairan Australia, jangkauan hiu putih terutama membentang dari Queensland selatan, di sekitar garis pantai selatan dan ke Tanjung Barat Laut di Australia Barat.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved