Human Interest Story
Cerita Inspiratif Siti Nurgian Utina: Penulis Muda yang Memanfaatkan Ponsel untuk Berkarya
Mahasiswi aktif Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ini telah meraih berbagai prestasi gemilang, menandakan bahwa dedikasi dan semangatnya dalam menul
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cerita-Nurgian-Utina-Penulis-Muda-yang-Memanfaatkan-Ponsel-untuk-Berkarya.jpg)
“Banyak yang tidak tahu bahwa karya-karyaku itu hanya diketik dari keyboard HP,” ungkap Gian dalam wawancara dengan TribunGorontalo.com pada Rabu (30/10/2024).
Ia menambahkan, “Belum punya laptop sendiri bukan alasan untuk tidak bisa berkarya,” sambil tersenyum.
Gian percaya bahwa dengan niat dan usaha yang sungguh-sungguh, segala rintangan bisa diatasi.
“Selalu ada jalan menuju Roma kalau kita ada niat,” tuturnya penuh keyakinan.
Tidak hanya aktif menulis, Gian juga sering diundang sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan literasi.
Ia pernah mengisi program literasi di radio serta menjadi pembicara di berbagai forum literasi di Gorontalo.
Saat ini, ia juga bergabung dalam komunitas Public Speaking Gorontalo untuk mengasah kemampuan menyampaikan gagasan secara lisan.
“Komunitas ini sangat membantu saya dalam proses upgrade keilmuan dari menulis menjadi bisa disampaikan dengan baik kepada audiens,” jelas Gian.
Gian memahami betapa pentingnya kemampuan berbicara di depan publik. Baginya, kemampuan ini menjadi bagian vital dalam menyampaikan ide-ide tulisan dengan cara yang lebih hidup dan menarik.
“Generasi muda harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk berkarya. Jangan buang waktu muda, karena menjadi muda adalah anugerah sekali seumur hidup. Mari berkarya sebanyak-banyaknya agar bisa memberi dampak yang bermakna bagi banyak orang,” tegas Gian dengan semangat yang menular.(*)