Berita Viral
3 Kejadian Tak Habis Pikir Para Peserta CPNS 2024: Pakai Lakban hingga Tubuh Kaku
Ribuan peserta CPNS 2024 memaksimalkan persiapan untuk menghadapi seleksi tersebut. Namun, masih ada saja peserta CPNS yang menyalahi aturan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sfrykjrsyj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2024 tengah berlangsung sekira 9 hari.
Ribuan peserta pun memaksimalkan persiapan untuk menghadapi seleksi tersebut.
Namun, masih ada saja peserta CPNS yang menyalahi aturan.
Kejadian ini terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
Kira-kira kejadian apa saja itu?
1. Gunakan Lakban di Sepatunya
Peserta CPNS ini bernasib sial, dia terpaksa menggunakan lakban berwarna hitam untuk menutupi sepatunya yang berwarna putih.
Sebagai informasi, tes SKD CPNS saat ini tengah berlangsung, ada beberapa aturan yang harus diikuti para peserta agar dapat mengikuti ujian.
Seperti pakaian harus menggunakan bahan kain serta menggunakan sepatu berwarna hitam.
Namun walaupun sudah diingatkan panitia untuk menggunakan pakaian sesuai peraturan, masih ada saja peserta yang menyalahi aturan tersebut dengan mengandalkan belas kasihan.
Seperti yang terjadi di Jawa Tengah, salah satu peserta SKD CPNS 2024 tengah menggunakan sepatu kets berwarna putih.
Akhirnya demi bisa mengikuti seleksi, dirinya pun lantas menutupi bagian sepatunya yang berwarna putih dengan menggunakan lakban hitam.
Adapun peserta tersebut tes SKD di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah.
Ya, sejumlah peserta ketahuan menggunakan lakban hitam untuk menutupi sepatu yang tidak sesuai ketentuan.
Hal ini terjadi karena mereka tidak membawa sepatu berwarna hitam, yang merupakan salah satu syarat untuk mengikuti seleksi.
Kasubag Humas, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Hazmi Saefi, mengungkapkan ada sekitar delapan peserta yang sepatunya dilakban.
"Kurang lebih ada 8 peserta yang sepatunya dilakban," kata Hazmi, saat ditemui di lokasi seleksi, pada Kamis (24/10/2024), dikutip dari Kompas.com.
Hazmi menambahkan panitia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar peserta dapat mengikuti seleksi dengan tenang.
"Selain lakban, juga disediakan payung karena kemarin hujan. Jadi banyak panitia yang turun untuk membantu memayungi peserta," ucapnya.
Seperti tahun lalu, peserta yang tidak mengenakan sepatu sesuai ketentuan akan ditutupi dengan lakban warna hitam.
"Namun, kami juga sudah mengingatkan melalui media sosial agar peserta mengikuti aturan yang ditentukan," tambahnya.
Panitia Kemenkumham Jawa Tengah juga menyediakan fasilitas bagi peserta disabilitas, seperti kursi roda.
"Karena memang tidak sedikit peserta yang difabel, ibu hamil juga banyak yang mengikuti," kata Hazmi.
2. Tubuh Kaku Setelah Tes SKD
Sebelumnya viral juga, seorang peserta CPNS 2024 yang sedang mengikuti tes tiba-tiba tubuhnya kaku.
Wanita berambut panjang tersebut terlihat duduk tegak di kursi sembari dengan tatapan mata yang kosong.
Badannya tampak tak bisa bergerak, beberapa petugas pun langsung melakukan evakuasi.
Video itu viral di media sosial salah satunya diunggah akun pembasti.kehaluan.reall.
Wanita yang belum diketahui namanya itu menjadi salah satu peserta CPNS yang mengikuti SKD.
Berdasarkan narasi yang beredar, wanita tersebut tiba-tiba kaku saat hendak menjalani tes.
Peristiwa itu terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
"Seorang peserta CPNS di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, tiba-tiba kaku saat sedang menjalani tes," tulis pengunggah video dikutip TribunJakarta.com, Jumat (18/10/2024).
Pakai baju kemeja putih, wanita itu tampak digotong ke mobil ambulans oleh beberapa orang.
Sampai berita ini diturunkan belum diketahui apa yang dialami wanita tersebut sampai badannya kaku.
Namun di kolom komentar, warganet menduka wanita tersebut terlalu grogi dan panik.
"Kelewat tegang kayaknya karena tes,"
"Ya Allah kayanya stress / panick attack ya.. semoga lekas membaik mbak,"
"Saking gugupnya ga siih, krn adeku tipe yg kalo ngadapin sesuatu yg bikin gugup dia bisa sampe kejang, kaku juga badannya tp ga sampai kaya mba ini sih. Smga sehat2 selalu mba,"
"YaAlloh kaya kekunci gt mulutnya,"
3. Alami Kecelakaan Sebelum Seleksi
Lainnya, seorang peserta CPNS 2024 di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah mengalami kecelakaan sebelum mengikuti seleksi.
Kasubag Humas, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Hazmi Saefi, mengungkapkan peserta tersebut berangkat ke lokasi seleksi pada pagi hari.
"Tadi saat perjalanan ke lokasi, terjadi kecelakaan," kata Hazmi saat ditemui di tempat seleksi Kemenkumham Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024).
Meskipun mengalami kecelakaan, peserta tersebut tetap melanjutkan perjalanan untuk mengikuti seleksi meskipun dalam keadaan terluka.
"Tadi tetap mengikuti seleksi. Setelah selesai seleksi, dilanjutkan dirawat tim kesehatan panitia di lokasi," ucapnya sambil menunjukkan area di mana peserta tersebut sedang dirawat.
Hazmi menambahkan ia belum mendapatkan informasi lengkap mengenai insiden tersebut karena korban masih dalam keadaan trauma dan sedang dirawat.
"Masih trauma, belum bisa dimintai keterangan," ungkapnya.
Mengetahui peserta tersebut tetap bertekad untuk melanjutkan proses seleksi, pihak panitia berusaha memberikan bantuan.
"Tadi dibantu panitia sampai lokasi. Petugas akan standby terus. Tak hanya kejadian ini saja," jelas Hazmi.
Untuk diketahui, SKD CPNS 2024 melibatkan tiga komponen utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), yang menguji pemahaman peserta tentang ideologi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, serta sejarah nasional.
Kemudian Tes Intelegensi Umum (TIU), yang mengukur kemampuan verbal, numerik, dan logika.
Serta Tes Karakteristik Pribadi (TKP), yang menilai integritas, komunikasi, dan orientasi pelayanan publik.
Pelaksanaan SKD akan berlangsung selama 12 hari ke depan, dengan total 23.428 peserta yang akan mengikuti ujian.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Apes Peserta CPNS Terpaksa Lakban Sepatu karena Tak Berwarna Hitam, Panitia Sudah Ingatkan: Aturan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.