Selasa, 3 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Orang Tua Siswa yang Ngemiras SMA Boalemo Gorontalo Tak Terima Anaknya Dikeluarkan dari Sekolah

Namun, para orang tua tetap berharap keputusan akhir mempertimbangkan kondisi psikologis dan masa depan anak-anak mereka.

Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Orang Tua Siswa yang Ngemiras SMA Boalemo Gorontalo Tak Terima Anaknya Dikeluarkan dari Sekolah
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Rapat Putusan 10 Siswa SMA 1 Tilamuta akan di pindahkan atau menetap disekolah. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Rapat terbuka yang digelar oleh SMA Negeri 1 Tilamuta memicu kekhawatiran mendalam dari para orang tua siswa, Senin (21/10/2024). 

Dalam rapat yang dihadiri oleh pihak sekolah, orang tua, dan sejumlah pejabat daerah, keputusan untuk memindahkan 10 siswa yang terlibat pesta minuman keras pada 16 September 2024 itu, menjadi isu utama.

Nur Ain, salah satu orang tua siswa, dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana pemindahan anak-anak mereka. Ia menyoroti dampak psikologis yang mungkin terjadi jika keputusan tersebut dijalankan.

“Kami sebagai orang tua tentu ingin yang terbaik untuk anak-anak kami. Jika mereka dipindahkan, pasti akan sulit bagi mereka untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru. Kami khawatir kondisi psikologis mereka akan terganggu,” ungkap Nur Ain penuh kekhawatiran.

Sikap serupa juga diungkapkan oleh beberapa orang tua lain yang hadir dalam rapat tersebut.

Mereka merasa, memindahkan anak-anak dari sekolah tidak akan menyelesaikan masalah, malah berpotensi memperburuk kondisi mental mereka, terutama dalam menghadapi lingkungan dan suasana baru di sekolah lain.

Di sisi lain, Wahyu Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo, yang turut hadir dalam rapat, juga mendukung pandangan para orang tua.

Ia menyarankan agar solusi yang diambil lebih berfokus pada pembinaan dan skorsing sementara, bukan pemindahan.

“Kami ingin mencari solusi terbaik, dan menurut kami skorsing serta pembinaan adalah pilihan yang tepat. Pemindahan hanya akan menambah masalah bagi para siswa dan keluarga mereka,” jelas Wahyu.

Meski demikian, pihak sekolah masih menekankan perlunya tindakan tegas terkait pelanggaran yang dilakukan oleh para siswa.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tilamuta, Muhibbun Tugiyo, menyatakan bahwa meski ada rencana pemindahan, pihak sekolah berjanji akan membantu para siswa untuk mendapatkan tempat di sekolah baru yang layak.

Namun, para orang tua tetap berharap keputusan akhir mempertimbangkan kondisi psikologis dan masa depan anak-anak mereka.

Saat ini, keputusan resmi masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved