Banjir Pesisir Bone Bolango
Evakuasi Lansia Jadi Fokus Utama Saat Banjir Bandang Terjang Pesisir Bone Bolango Gorontalo
Wilayah terdampak parah termasuk Desa Huangobotu dan Desa Biluango di Kecamatan Kabila Bone, serta Desa Libungo di Kecamatan Suwawa Selatan.
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-warga-Pesisir-Bone-Bolango-Senin-malam-21102024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango – Banjir hebat yang dipicu hujan deras sejak Senin sore (21/10/2024) telah merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Wilayah terdampak parah termasuk Desa Huangobotu dan Desa Biluango di Kecamatan Kabila Bone, serta Desa Libungo di Kecamatan Suwawa Selatan.
Hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak pukul 17.00 WITA, menyebabkan debit air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WITA.
Arus air yang deras juga membawa material longsor, memutus akses jalan utama di Desa Huangobotu, yang menghubungkan Bone Bolango dengan Bolaang Mongondow Selatan.
Proses evakuasi segera dilakukan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.
Menurut Kepala BPBD Bone Bolango, Archyl Y. Babyonggo, prioritas utama tim evakuasi adalah menyelamatkan para lansia yang terjebak di rumah mereka.
“Kami langsung bergerak cepat menyebarkan informasi dan melakukan evakuasi bagi kelompok rentan, terutama lansia yang kondisinya paling rentan terkena dampak banjir ini,” ujar Archyl.
Bersama dengan tim gabungan dari TNI, POLRI, dan relawan, BPBD Bone Bolango bekerja keras mengevakuasi lansia yang kesulitan bergerak atau terjebak di dalam rumah akibat arus banjir yang deras.
Proses evakuasi ini berlangsung dalam kondisi yang cukup berbahaya karena arus banjir masih deras dan material lumpur menambah tantangan bagi petugas di lapangan.
Salah satu lansia yang dievakuasi adalah Nenek Siti (78), warga Desa Biluango, yang ditemukan di rumahnya dalam kondisi lemas.
"Alhamdulillah, Nenek Siti sudah berhasil kami evakuasi dengan selamat. Kami terus memantau rumah-rumah yang dihuni lansia dan kelompok rentan lainnya," tambah Archyl.
Proses evakuasi ini juga melibatkan relawan dari masyarakat setempat yang turut membantu mengamankan lansia dan memberikan pertolongan pertama kepada mereka yang membutuhkan.
Hingga saat ini, tim gabungan terus bekerja untuk mengevakuasi warga yang terisolasi oleh banjir dan longsor.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
Bantuan logistik dan peralatan medis sedang dalam perjalanan ke lokasi-lokasi pengungsian, dan BPBD Bone Bolango terus memantau situasi untuk memastikan evakuasi berjalan lancar dan semua warga dapat tertangani dengan baik.
Dengan cuaca yang diperkirakan masih berpotensi hujan, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi kemungkinan banjir susulan. (*)