Gempa Bumi
Bengkulu Baru Saja Diguncang Gempa Bumi, Info BMKG Kedalaman 53 Km
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut, sekitar 90 km dari pantai Bengkulu,
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-18-Okt-2024-143748.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3.4 mengguncang wilayah barat daya Bengkulu pada pukul 14:37 WIB.
Gempa tersebut berlokasi di koordinat 3.33 LS dan 101.86 BT, dengan kedalaman 53 km.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut, sekitar 90 km dari pantai Bengkulu, namun tidak berpotensi tsunami.
Gempa dengan magnitudo 3.4 tergolong dalam kategori gempa ringan.
Meski demikian, kedalamannya yang berada di 53 km dari permukaan bumi memberikan karakteristik yang sedikit berbeda dibandingkan gempa dangkal.
Getaran dari gempa ini kemungkinan dirasakan oleh beberapa orang yang berada di wilayah pesisir Bengkulu, namun dampak kerusakan diperkirakan minimal atau tidak ada sama sekali.
Gempa yang terjadi di kedalaman menengah (sekitar 50-70 km) seperti ini biasanya tidak menimbulkan getaran yang sangat kuat di permukaan, meskipun energi yang dihasilkan cukup signifikan.
Hal ini disebabkan energi gempa harus menembus lapisan bumi yang lebih tebal, sehingga sebagian energi teredam sebelum mencapai permukaan.
Hubungan Kedalaman dan Magnitudo
Secara umum, gempa bumi dengan kedalaman menengah seperti yang terjadi di kedalaman 53 km ini memiliki pola distribusi energi yang lebih luas tetapi lebih lemah ketika sampai di permukaan dibandingkan gempa yang sangat dangkal.
Meskipun magnitudo 3.4 masih tergolong kecil, namun jika terjadi pada kedalaman yang sangat dangkal (di bawah 10 km), getarannya bisa terasa lebih signifikan di area sekitar episentrum.
Pada gempa ini, magnitudo 3.4 dengan kedalaman 53 km kemungkinan hanya menimbulkan getaran ringan yang dirasakan oleh sebagian kecil penduduk yang berada di lokasi yang sangat dekat dengan pusat gempa, seperti di pesisir Bengkulu.
BMKG mengimbau warga untuk tidak panik dan tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan yang berarti akibat gempa ini, dan tidak ada potensi tsunami yang dihasilkan.
Warga tetap diminta untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meski diperkirakan susulan tersebut akan bersifat ringan.
Indonesia yang terletak di wilayah Cincin Api Pasifik seringkali mengalami gempa, baik kecil maupun besar, sebagai bagian dari aktivitas tektonik yang aktif.
Gempa dengan magnitudo 3.4 dan kedalaman sedang seperti ini merupakan fenomena yang umum di wilayah ini, dan masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari otoritas resmi. (*)