Rabu, 11 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Jumat Sore Guncang Pulau Ini, Magnitudo 2.6 dengan Kedalaman 10 Km, Terasa?

Pada pukul 15:41:50 WITA, sistem real tim BMKG ini menginformasikan gempa bumi terjadi di koordinat 2.84 LS dan 122.07 BT, dengan kedalaman 10 km.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Jumat Sore Guncang Pulau Ini, Magnitudo 2.6 dengan Kedalaman 10 Km, Terasa?
BMKG
Gempa Bumi 2.84 LS , 122.07 BT || 10Km - Jumat 11 Oktober 2024 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sistem pemantauan gempa bumi Real Time Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengirimkan informasi terkini, Jumat sore (11/10/2024).

Pada pukul 15:41:50 WITA, sistem real tim BMKG ini menginformasikan gempa bumi terjadi di koordinat 2.84 LS dan 122.07 BT, dengan kedalaman 10 km.

Berdasarkan koordinat yang diberikan, yaitu 2.84 LS (Lintang Selatan) dan 122.07 BT (Bujur Timur), titik gempa bumi tersebut terletak di wilayah Sulawesi Tengah, Indonesia.

Lebih spesifik, area tersebut mungkin berada di dekat Palu atau di sepanjang garis pantai Sulawesi Tengah, yang dikenal sebagai daerah seismik aktif.

Wilayah ini sering mengalami aktivitas seismik karena letaknya yang berada di antara beberapa lempeng tektonik utama, seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Jika Anda memerlukan informasi lebih detail tentang lokasi tersebut, dapat dilakukan pencarian menggunakan peta atau aplikasi geolokasi untuk melihat lebih jauh mengenai kondisi geografis dan potensi risiko bencana di daerah itu.

Meskipun magnitudo 2.6 tergolong kecil dan seringkali tidak menyebabkan kerusakan signifikan, faktor kedalaman gempa yang mencapai 10 km menjadi poin penting dalam memahami dampaknya.

Umumnya, gempa dangkal seperti ini (di bawah 70 km) cenderung dirasakan lebih kuat di permukaan dibandingkan gempa yang terjadi di kedalaman yang lebih besar.

Namun, dengan magnitudo yang relatif rendah, getaran ini mungkin hanya dirasakan sebagai getaran ringan oleh sebagian orang.

Gempa dengan magnitudo kecil seperti ini biasanya tidak menyebabkan kerusakan infrastruktur, namun tetap perlu diperhatikan karena fenomena seismik yang terus-menerus dapat menunjukkan aktivitas tektonik di wilayah tertentu.

Penduduk di sekitar pusat gempa diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari BMKG untuk memastikan keselamatan mereka.

Kejadian ini kembali mengingatkan bahwa Indonesia terletak di jalur Cincin Api Pasifik yang aktif secara seismik, di mana aktivitas gempa adalah hal yang wajar.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved