Jumat, 6 Maret 2026

Info Gempa Terkini

BREAKING NEWS: Gempa Bumi Magnitudo 6.4 di Laut Gorontalo, Warga: Terasa Sekali

BMKG seperti dikutip dari data real time menginformasikan pusat gempa terletak di laut sekitar 0.11 LS 122.92 BT dan kedalaman sekitar 132 kilometer.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Gempa Bumi Magnitudo 6.4 di Laut Gorontalo, Warga: Terasa Sekali
Tangkapan layar real time BMKG
Data gempa bumi dari web real time BMKG. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6.4 mengguncang wilayah Laut Gorontalo, Sulawesi, Selasa (25/9/2024).

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terjadi pada pukul 03.51 Wita. 

BMKG seperti dikutip dari data real time menginformasikan pusat gempa terletak di laut sekitar 0.11 LS 122.92 BT dan kedalaman sekitar 132 kilometer.

Lokasi dan Kedalaman Gempa Gempa tersebut terjadi di lepas pantai Gorontalo, tepatnya di wilayah perairan Teluk Tomini.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini termasuk dalam kategori gempa tektonik yang disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng di wilayah tersebut.

Kedalaman gempa mencapai 132 km, yang menunjukkan bahwa gempa tersebut termasuk dalam kategori gempa menengah.

Dampak di Wilayah Sekitar Guncangan akibat gempa dirasakan di beberapa daerah di Sulawesi, seperti di Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan beberapa wilayah lainnya.

Namun, hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan signifikan yang ditimbulkan oleh gempa.

Masyarakat di sekitar lokasi gempa sempat merasakan getaran yang cukup kuat, meski dalam durasi yang relatif singkat.

Sejumlah warga dilaporkan sempat keluar dari rumah mereka untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. 

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG dengan cepat menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meskipun gempa terjadi di bawah laut, karakteristik dan kedalaman gempa tidak cukup untuk menimbulkan deformasi signifikan pada dasar laut yang dapat memicu gelombang tsunami.

Pihak BMKG juga terus memantau aktivitas tektonik di wilayah tersebut untuk memberikan peringatan dini jika terjadi perkembangan lebih lanjut.

Imbauan kepada Masyarakat Pascagempa, BMKG menyarankan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir untuk tetap waspada, meskipun tidak ada ancaman tsunami.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal, terutama jika gempa dirasakan kuat dan berulang, guna mengantisipasi kerusakan struktur yang mungkin terjadi.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved