Selasa, 10 Maret 2026

Profil Tokoh Gorontalo

Profil Muhammad Dzikyan, Putra Kiai Terpandang yang Melenggang ke DPRD Provinsi Gorontalo

Capaian ini mengantarkan Dzikyan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo periode 2014-2029.

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Profil Muhammad Dzikyan, Putra Kiai Terpandang yang Melenggang ke DPRD Provinsi Gorontalo
DOCPribadi
Muhammad Dzikyan adalah anak dari almarhum KH Abdul Ghofir Nawawi yang tembus DPRD Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Muhammad Dzikyan, putra dari almarhum KH Abdul Ghofir Nawawi, seorang kiai yang dihormati di Gorontalo, sukses mencuri perhatian publik pada Pileg 2024. 

Ia berhasil meraih suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Pohuwato dan Boalemo dengan total 10.409 suara. 

Capaian ini mengantarkan Dzikyan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo periode 2014-2029.

Sejak kecil, Muhammad Dzikyan tumbuh dalam lingkungan religius di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, yang didirikan oleh mendiang ayahnya.

Lahir di Gorontalo pada 4 Maret 1984, Dzikyan menjalani masa kecilnya di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Kehidupan yang penuh nuansa agama dan pendidikan pesantren membentuknya menjadi pribadi yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan pengabdian kepada masyarakat.

Pendidikan formalnya dimulai di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah Syafiiyah pada tahun 1987, dilanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Syafiiyah pada tahun 1993, dan kemudian ke Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Syafiiyah pada tahun 1999.

Semangat belajarnya tak berhenti di situ, Dzikyan melanjutkan ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo pada tahun 2001.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Dzikyan memilih jalan pengabdian sebagai seorang pendidik.

Ia kembali ke pondok pesantren tempat ia tumbuh, mengajar dan memberikan ilmu kepada generasi muda.

Berkat ketekunan dan dedikasinya, kini ia dipercaya menjadi pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, melanjutkan warisan ayahnya untuk membina para santri.

Keterlibatan Dzikyan dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sudah dimulai sejak masa mudanya. Ia aktif di berbagai organisasi di bawah naungan NU, seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), hingga Ansor dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU).

Pengabdiannya yang tulus terhadap organisasi membuatnya dipercaya menjadi bagian dari Pengurus Cabang (PC) NU hingga sekarang.

Tidak hanya di dunia pendidikan dan organisasi, Dzikyan juga melebarkan sayapnya ke dunia politik.

Pada Pemilu 2024, ia mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Berkat pengalaman panjangnya di berbagai organisasi, serta kedekatannya dengan masyarakat, Dzikyan terpilih sebagai Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Gorontalo.

Kepercayaan masyarakat kepadanya tercermin dari hasil Pemilu. Dengan perolehan suara terbanyak di Dapil Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, Dzikyan menunjukkan bahwa kiprah dan pengabdiannya selama ini mendapat tempat di hati masyarakat.

"Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada saya adalah amanah besar yang harus saya jaga. Ini adalah bukti bahwa pesantren, organisasi, dan masyarakat Gorontalo mendukung perjuangan bersama untuk kesejahteraan daerah kita," ujarnya.

Dalam kampanyenya, Dzikyan berjanji akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi kerakyatan.

Ia bertekad untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat bawah, terutama kaum muda yang membutuhkan akses pendidikan dan peluang usaha.

“Saya percaya bahwa kunci kemajuan Gorontalo ada pada pendidikan dan kemandirian ekonomi. Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil agar mereka bisa merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” tegasnya.

Dengan latar belakang sebagai pendidik dan pemimpin pesantren, Dzikyan juga berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai keagamaan dalam setiap kebijakan yang diambil.

Ia berjanji akan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, memastikan bahwa aspirasi rakyat Gorontalo tersampaikan dengan baik di DPRD.

Keberhasilan Dzikyan dalam Pemilu ini tidak lepas dari dukungan kuat komunitas Nahdliyin di Gorontalo, serta para santri dan masyarakat yang selama ini mengagumi sosoknya.

“Kami mendukung penuh langkah Dzikyan. Beliau adalah figur yang tepat untuk mewakili kami di DPRD. Dengan latar belakang pesantren dan organisasi, kami yakin beliau akan membawa perubahan positif bagi daerah ini,” ujar salah satu tokoh NU setempat.

Dzikyan pun menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya miliknya, tetapi milik seluruh masyarakat Gorontalo yang menginginkan perubahan.

Ia berharap, ke depannya, ia dapat terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk membangun Gorontalo yang lebih baik.

Dengan capaian luar biasa ini, Muhammad Dzikyan siap melangkah ke panggung politik sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo secara umum.

Masa depan Gorontalo kini ada di tangan para pemimpin muda seperti Dzikyan, yang membawa semangat baru untuk perubahan. (*)

Sumber: Tribun health
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved