Kesehatan
5 Cara Mengatasi Wajah Bruntusan, Jarang Keramas hingga Selalu Menyentuh Wajah
Siapa sih yang ingin wajahnya kemerahan akibat adanya bruntusan? Bruntusan merupakan kondisi kulit wajah seseorang yang memiliki bintik-bintik kecil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/bghtht.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Siapa sih yang ingin wajahnya kemerahan akibat adanya bruntusan?
Bruntusan merupakan kondisi kulit wajah seseorang yang memiliki bintik-bintik kecil sehingga teksturnya berubah menjadi kasar.
bintik kecil ini timbul akibat penumpukan komedo akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan kotoran.
Bruntusan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pola makan, pola tidur maupun hormon.
Namun, tanpa kita sadari ada beberapa kebiasaan buruk yang membuat bruntusanmakah makin parah dan bahkan hingga menyebar ke seluruh wajah.
Berikut ini 5 kebiasaan yang dapat menyebabkan bruntusan.
1. Jarang Ganti Sprei
Sprei yang jarang diganti membuat banyak noda menempel pada kasur.
Saat tidur, otomatis wajah akan menempel pada kasur, bantal, ataupun guling.
Noda kotor akan berpindah ke wajah sehingga dapat menyebabkan bruntusan dan iritasi.
Sebaiknya sprei diganti tiap 1-2 minggu sekali, jika ingin lebih protektif, sprei bisa diganti tiap 5-7 hari sekali.
2. Jarang Keramas
Rambut posisinya dekat dengan wajah, jika rambut kotor maka wajah pun akan terkena dampaknya.
Rambut yang kotor membuat wajah akan iritasi kemerahan dan pada akhirnya akan menyebabkan bruntusan.
Sebaiknya keramas minimal 2-3 kali dalam seminggu agar menjaga rambut tetap bersih.