Rabu, 4 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Kasus Malaria di Kota Gorontalo Menurun Drastis pada 2024, Hanya 36 Kasus hingga Agustus

Hingga Agustus, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo mencatat total 36 kasus malaria, jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar

Tayang:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kasus Malaria di Kota Gorontalo Menurun Drastis pada 2024, Hanya 36 Kasus hingga Agustus
TribunGorontalo.com
Ilustrasi malaria mengancam Gorontalo. Saat ini tercatat 526 kasus. 

 TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sepanjang tahun 2024, angka kasus malaria di Kota Gorontalo menunjukkan penurunan yang signifikan.

Hingga Agustus, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo mencatat total 36 kasus malaria, jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 75 kasus.

Hal ini diungkapkan oleh Harson Ahadulu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.

"Dari Januari sampai Agustus 2024, ada 36 kasus malaria di Kota Gorontalo," kata Harson kepada TribunGorontalo.com pada Rabu (28/8/2024).

Penurunan jumlah kasus ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Kota Gorontalo.

Namun, Harson menjelaskan bahwa dari 36 kasus tersebut, tidak satu pun yang merupakan kasus asli dari Kota Gorontalo

"36 kasus malaria tersebut bukan berasal dari nyamuk di lingkungan Kota Gorontalo, melainkan dibawa oleh para pekerja asal Gorontalo yang bekerja di luar kota," jelasnya.

Para pekerja tersebut, setelah terindikasi gejala malaria, memilih untuk pulang ke Kota Gorontalo.

Hal ini menjadikan seluruh kasus malaria yang tercatat sebagai kasus impor, atau kasus yang berasal dari luar Kota Gorontalo.

"Jadi ini semuanya kasus impor, tidak ada kasus yang berasal dari dalam Kota Gorontalo," lanjut Harson.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo akan melakukan pemeriksaan kepada anggota keluarga dan orang-orang terdekat dari pasien yang terdeteksi malaria.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan bahwa malaria tidak menyebar di masyarakat Kota Gorontalo.

"Kalau ada satu orang yang terkena malaria, kita akan lakukan tes ke 20 orang anggota keluarganya atau orang terdekatnya," terang Harson.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada penyebaran malaria di dalam kota.

"Selama ini yang kita tes bersih dari malaria," imbuhnya.

Dengan hasil ini, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo masih memegang sertifikat eliminasi malaria, yang menunjukkan bahwa kota ini tetap bebas dari penularan malaria lokal.

Hal ini menjadi pencapaian penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat di Kota Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved