Senin, 16 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Tugu Saronde, Ikon Kota Gorontalo yang Kehilangan Kilau dan Keamanan

Meski menjadi jantung ibu kota Provinsi Gorontalo, tugu ini hingga kini tidak dilengkapi dengan penerangan yang memadai.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tugu Saronde, Ikon Kota Gorontalo yang Kehilangan Kilau dan Keamanan
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com.
Kondisi Tugu Saronde, Kota Gorontalo, Senin (19/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tugu Saronde, yang selama ini menjadi ikon kebanggaan Kota Gorontalo, kini tampak suram dan kehilangan keindahannya.

Meski menjadi jantung ibu kota Provinsi Gorontalo, tugu ini hingga kini tidak dilengkapi dengan penerangan yang memadai.

Pantauan awak media pada Senin malam (19/8/2024) menunjukkan kondisi Tugu Saronde yang gelap gulita.

Tidak ada lampu hias yang mempercantik bundaran, bahkan lampu yang seharusnya menerangi tugu tersebut sudah lama tidak menyala. 

Lebih memprihatinkan lagi, cat di Tugu Saronde tampak kusam dan mengelupas, mencerminkan kurangnya perawatan terhadap ikon kota ini.

Lampu merkuri yang mengarah ke Jalan Agussalim, serta yang menuju Taruna dan kampus satu Universitas Negeri Gorontalo (UNG), memang masih berfungsi.

Namun, lampu merkuri yang berada di dekat tugu, bersebelahan dengan Bank Mega, sudah lama tidak menyala, menambah kesan gelap dan tidak terawat pada Tugu Saronde.

Kondisi ini tidak hanya mengurangi estetika Tugu Saronde, tetapi juga membahayakan keselamatan warga.

Rian Suleman, seorang warga yang berjualan di area sekitar tugu, mengeluhkan minimnya penerangan di kawasan tersebut.

"Sudah setahun saya di sini, tapi lampunya tidak pernah diperbaiki," ujarnya.

Rian juga menambahkan bahwa kegelapan di sekitar Tugu Saronde telah menyebabkan beberapa kecelakaan lalu lintas. 

"Pernah di sini ada yang tabrakan, jadi lampu penerangan di Tugu Saronde itu sangat diperlukan," katanya.

Selain itu, Rian juga menyuarakan harapannya agar Tugu Saronde segera dicat ulang.

Menurutnya, kondisi cat yang sudah kusam merusak penampilan tugu yang seharusnya menjadi kebanggaan kota.

"Tolong ini tugu juga di cat biar lebih bagus lagi, apalagi warna patungnya sudah kusam," pintanya.

Keluhan mengenai minimnya penerangan di Tugu Saronde sebenarnya bukan hal baru.

Sebelumnya, TribunGorontalo.com telah memberitakan masalah ini berdasarkan penuturan warga sekitar.

Romi Monoarfa, salah satu warga yang sering melintasi kawasan tersebut, menyebutkan bahwa lampu hias di Tugu Saronde sudah padam sejak bulan Ramadan lalu, sekitar tiga bulan yang lalu.

"Selama bulan Ramadan lampunya itu tidak menyala, kira-kira tiga bulan lalu juga kayaknya tidak nyala," ungkap Romi kepada TribunGorontalo.com, Jumat (05/04/2024).

Romi menekankan bahwa ketiadaan lampu hias di tugu tidak hanya membuat Tugu Saronde terlihat kurang menarik, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara, terutama bagi pendatang yang tidak familiar dengan daerah tersebut.

"Kalau cuma lampu jalan yang menyala, itu tidak cukup. Seharusnya di bundaran itu juga ada penerangan supaya pengendara tahu kalau di situ ada bundaran, apalagi untuk pendatang," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved