Gorontalo Terkini

Bocah Gorontalo Dapat Bantuan dari Presiden Jokowi untuk Pemulihan Pendengaran

Yeyen Huyo, yang dikenal sebagai anggota Forum Komunikasi Orang Tua Anak Hebat (Forkah) Gorontalo, telah lama berbagi kisah perjuangannya dalam komuni

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
Ilustrasi
Seorang anak kecil menggunakan implan koklea. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kabar bahagia datang dari keluarga Yeyen Huyo dan Idris Nggolitu.

Putra mereka, Akbar Rama Nggolitu, akhirnya mendapatkan bantuan yang sangat dinantikan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungannya ke Gorontalo pada April 2024 lalu.

Bantuan ini menjadi angin segar bagi keluarga kecil ini dalam perjuangan mereka untuk memulihkan pendengaran sang buah hati.

Yeyen Huyo, yang dikenal sebagai anggota Forum Komunikasi Orang Tua Anak Hebat (Forkah) Gorontalo, telah lama berbagi kisah perjuangannya dalam komunitas tersebut.

"Dia (Yeyen Huyo) adalah anggota Forkah Gorontalo," ungkap Dewicindra Tangahu, salah satu anggota Forkah, pada Rabu (14/8/2024).

Dewicindra, yang akrab disapa Cindra, menceritakan betapa Yeyen telah gigih berusaha mencari solusi agar anaknya bisa mendengar kembali.

Saat ini, Yeyen dan suaminya masih berada di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, menunggu pemulihan Akbar setelah menjalani operasi implan koklea.

Operasi ini merupakan harapan besar bagi Akbar untuk bisa mendengar suara dunia di sekitarnya.

"Operasi berjalan lancar dan berlangsung sekitar empat jam lebih, pada Senin lalu (12/8)," terang Cindra.

Kisah ini berawal ketika Yeyen mendengar kabar bahwa Presiden Jokowi akan mengunjungi Gorontalo. Dengan penuh harapan, ia menulis surat kepada Presiden, memohon bantuan untuk biaya operasi putranya.

Dalam surat tersebut, Yeyen menyampaikan betapa pentingnya operasi ini bagi masa depan Akbar.

Jokowi membaca surat itu dan merespons dengan cepat, memberikan bantuan finansial yang dibutuhkan.

Pada momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79, harapan Yeyen akhirnya terwujud.

"Jokowi memberikan bantuan dana yang cukup signifikan, sisanya ditanggung oleh Kementerian Kesehatan," tutup Cindra dengan penuh syukur.

Kisah ini tidak hanya menunjukkan kekuatan cinta orang tua, tetapi juga kepedulian dan perhatian dari pemimpin negara terhadap warganya.

Bagi Yeyen dan Idris, bantuan ini bukan sekadar soal uang, tetapi sebuah harapan baru untuk masa depan Akbar yang lebih cerah. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved