Berita Kota Gorontalo

Cerita Nelayan Dumbo Raya soal Musim Nike di Gorontalo

Ikan Nike asal Gorontalo ternyata hanya muncul sekali dalam sebulan. Kemunculan itu mengikuti akhir bulan menjelang awal bulan baru.

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Nelayan Dumbo Raya soal Musim Nike di Gorontalo
TribunGorontalo.com/Fernandes
Rudy Saimin nelayan Dumbo Raya Kota Gorontalo 

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ikan Nike asal Gorontalo ternyata hanya muncul sekali dalam sebulan.

Kemunculan itu mengikuti akhir bulan menjelang awal bulan baru.

Karena itu, para nelayan menyebut nike sebagai ikan musiman.

Masyarakat Gorontalo sangat menyukai ikan berukuran kecil tersebut.

Para nelayan pun berbondong-bondong turun ke laut saat musimnya tiba.

Rahim Santili (63), mengungkapkan bahwa nike dalam satu karung berat 50 kilogram dapat terjual hingga Rp 1,2 juta.

Menurut nelayan Dumbo Raya itu, pembeli nike dibagi atas dua kategori.

Pertama pencinta ikan nike mentah ditaburi garam dan pencinta nike tanpa garam.

"Kalau belum ada garam kan fresh. Nah, kalau sudah diberi garam sudah ada rasanya. Jadi tergantung sama orangnya mau yang mana," kata Rahim kepada TribunGorontalo.com, Kamis (8/8/2024).

Baca juga: Cerita Lin Napu, Korban Banjir yang Tetap Jualan Nike di Leato Kota Gorontalo

Lalu Rahim mengatakan nike memiliki ukuran berbeda-beda sejak awal musim.

Ukuran lebih kecil disebut sebagai nike alus. Nike ini biasanya muncuk pada hari pertama.

Semakin lama hari penangkapan, kata Rahim, semakin besar pula ukuran nike yang ditemukan. 

"Kalau yang begini, mereka cuma sebut nike sisa. Orang lebih suka yang alus," tutur Rahim sembari menunjukkan nike berukuran sedang.

Sebagai pedagang cukup lama menjual nike, Rahim memprediksi nike kembali muncul kurang dari tiga pekan mendatang.

"Mungkin delapan belas hari lagi, tapi ini perkiraan kami pedagang, karena tidak menentu munculnya," tandasnya.

Pada kesempatan lain, Rudy Saimin (48), nelayan Dumbo Raya, mengaku tidak bergantung pada musim nike.

Rudy biasa mencari ikan sejauh dua mil dari bibir pantai Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Kemunculan nike disebut berada dekat dengan pesisir pantai.

Kata Rudy, para nelayan sering menggunakan perahu kecil atau biasa dikenal nama katinting.

Penangkapan ikan nike dilakukan secara berkelompok karena nike perlu dijala. 

Saat musim nike, Rudi dan rekan-rekannya dapat menangkap lebih dari lima puluh karung nike.

Musim nike terkadang berlangsung hingga sepuluh hari lamanya.

Namun terakhir kali musim nike di Kota Gorontalo hanya tujuh hari. 

"Sudah selesai musim nike tiga hari lalu, dorang (mereka) kemarin muncul cuma tujuh hari" ucap Rudy.

"Kami sekarang sudah melaut seperti biasa. Nanti kalau sudah musim kembali lagi jadi nelayan nike," pungkasnya.

 

(TribunGorontalo.com/Fernandes)

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved