Wisata Gorontalo
Aneka Jajanan Murah di Taman Kalimadu Kota Gorontalo, Kudapan Dijual Mulai Harga Rp2 Ribu
Kota Gorontalo tak pernah kehabisan tempat pusat kuliner. Tempat cukup terkenal di Kota Gorontalo adalah Taman Kuliner Kalimadu
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-malam-hari-di-Taman-Kalimadu-kawasan-kompi-bantuan-Infanteri-713-Satyatama-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kota Gorontalo tak pernah kehabisan tempat pusat kuliner.
Tempat cukup terkenal di Kota Gorontalo adalah Taman Kuliner Kalimadu.
Kata Kalimadu berasal dari nama Jalan Kalimantan dan Madura (Kalimadu).
Pusat kuliner ini membentang sekitar 500 meter dari kawasan Kompi Bantuan Infanteri 713 Satyatama hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Tengah.
Aneka kuliner berjejer di Jalan Madura, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Mulai pukul 16.00 Wita, para pedagang rata-rata membuka dagangannya.
Masyarakat bisa berwisata kuliner hingga dini hari.
Terdapat beragam jajanan murah menggugah selera.
Pengunjung bisa menikmati kudapan mulai dari Rp2 ribu hingga Rp20 ribu.
Makanan khas Gorontalo hingga khas luar daerah bisa ditemui di kawasan Taman Kalimadu Kota Gorontalo.
Terdapat warung kopi (warkop) di taman kuliner itu.
Taman Kuliner Kalimadu juga menawarkan keindahan lampu hias.
Sesekali kawasan ini terjadi kemacetan karena padatnya pengunjung.
Sejumlah pedagangberjualan hingga sekitar pukul 01.00 Wita.
Baca juga: BREAKING NEWS: Oknum Pegawai Disnakertrans Gorontalo Utara Diduga Tipu Warga Rp9,1 Miliar
Abdurrahman Akuba, penjual siomay, mengatakan dirinya mulai berjualan di kawasan kuliner itu sejak dibukanya Taman Kalimadu Kota Gorontalo.
"Waktu saya berjualan mulai sore hari begitu, saya juga sering lihat beberapa penjual itu mulai berdatangan dengan berbagai aneka makanan," ungkap Abdurrahman kepada TribunGorontalo.com, Senin (22/7/2024) malam.
Abdurrahman menjelaskan, ia tak pernah membayar sepeserpun ketika berjualan di kawasan kuliner kalimadu.
"Gratis, Pak. Saya tinggal datang jualan, cuman memang saya sore sampai jam 9 itu dis ini, setelah itu pindah lagi ke tempat lain," tuturnya.
Perpindahan tempat jualan itu dilakukan Abdurrahman karena mengingat jualannya cepat habis. Ia ingin memberikan kesempatan konsumen lain untuk membeli dagangannya.
"Karena somay ini saus kacang, banyak yang suka, jadi saya cuman di dua tempat satu di sini, satunya lagi di depan Alfamart bagian Tapa," jelasnya.
Pedagang lain, Adrian, mengatakan selalu datang sore dan pulang dini hari.
"Ya namanya cari rezeki, waktu itu belakangan, yang penting ada dulu buat anak," ucapnya.
Adrian juga mengatakan ketika Sore hari sampai sekitar pukul 10.00 Wita, pengunjung taman kuliner banyak.
"Paling ramai itu sore, terus malam dari jam 8 sampai jam 10 begitu," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Arianto)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.