Alat Berat Singkirkan Material Longsor di Jalan Kelurahan Leato Gorontalo
Diketahui, sejak sore tadi longsor dan banjir bandang melanda kawasan tersebut. Akibatnya, jalan tertutup lumpur tebal dan menimbun empat unit mobil w
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo bergerak cepat singkirkan lumpur yang menimbun Jalan Mayor Dullah di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Rabu (03/7/2024).
Diketahui, sejak sore tadi longsor dan banjir bandang melanda kawasan tersebut. Akibatnya, jalan tertutup lumpur tebal dan menimbun empat unit mobil warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Gorontalo, Dandi Winardi, menyatakan bahwa alat berat diperlukan untuk mempercepat proses pembersihan.
"Kami segera merespon laporan warga dan berencana mendatangkan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan jalan," ujar Dandi saat ditemui di lokasi kejadian.
Tim BPBD, bersama instansi terkait dan warga sekitar yang sudah lebih dahulu melakukan evakuasi manual, bekerja sama dalam operasi pembersihan ini.
Alat berat yang didatangkan berupa buldozer digunakan untuk menggali dan memindahkan lumpur dari jalan.
"Alat berat ini sangat membantu mempercepat proses pembersihan. Kami harap dalam waktu beberapa jam ke depan, jalan sudah bisa kembali dilalui oleh kendaraan," tambah Dandi optimis.
Selain fokus pada pembersihan jalan, BPBD juga melakukan peninjauan kondisi sekitar lokasi longsor untuk mengidentifikasi potensi longsor susulan.
Kepolisian setempat turut mengamankan lokasi selama proses evakuasi, memastikan keselamatan warga dan kelancaran operasi.
Meski kejadian ini menimbulkan kerugian material berupa empat unit mobil yang tertimbun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
"Alhamdulillah sampai saat ini kita belum menerima laporan adanya korban jiwa, hanya empat kendaraan tadi yang tertimbun lumpur," jelas Dandi.
Kondisi Jalan Mayor Dullah saat ini belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.
Hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas, namun dengan kewaspadaan tinggi mengingat ketebalan lumpur dan pasir mencapai 50 cm.
Dandi menegaskan bahwa BPBD, bersama personel TNI dan Polisi, akan terus berupaya mengevakuasi lumpur dan memastikan jalan kembali normal secepat mungkin.
"Kami standby di sini menunggu alat berat, dan secepatnya kita upayakan untuk menyelesaikan jalan ini agar kembali normal," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Longsor-timbun-mobil-warga.jpg)