Rabu, 4 Maret 2026

Banjir Bandang Gorontalo

Banjir Bandang Gorontalo Terjang Desa di Boalemo, Akses Jalan Terputus, Warga Kesulitan Air Bersih

Arus deras yang membawa lumpur dan pasir menutupi akses jalan, menghambat aktivitas warga, terutama petani yang mengandalkan jalan tersebut untuk ke k

Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Banjir Bandang Gorontalo Terjang Desa di Boalemo, Akses Jalan Terputus, Warga Kesulitan Air Bersih
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Kondisi Dusun Tiga Desa Mohungo, Boalemo pada Kamis (27/6/2024). Sebelumnya, dusun ini diterjang banjir pada Rabu (26/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Banjir bandang yang menerjang Dusun Tiga, Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo pada Rabu (26/6/2024) sore, membawa dampak buruk bagi masyarakat.

Arus deras yang membawa lumpur dan pasir menutupi akses jalan, menghambat aktivitas warga, terutama petani yang mengandalkan jalan tersebut untuk ke kebun.

Alimin, salah satu korban banjir, mengungkapkan bahwa air baru surut pada pukul 19.00 WITA, meninggalkan lumpur dan kerikil tebal di jalanan.

Baca juga: Penerimaan Peserta Didik Baru di SDN 38 Hulonthalangi Berjalan Lancar, 47 Siswa Dinyatakan Lulus

"Sulit untuk dibersihkan," keluhnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (27/6/2024).

Banjir ini juga mengganggu akses air bersih. Sumur warga terendam, sehingga mereka harus mengantri air PDAM di rumah tetangga.

"Semalam kami ramai-ramai antri air bersih," kata Alimin.

Alimin menambahkan, ia harus segera membersihkan rumah dan kembali bekerja di kebun besok.

Ia pun berharap agar pemerintah segera mencari solusi dan menangani masalah banjir ini.

"Jangan sampai terulang lagi," harapnya.

Baca juga: 250 Berebut Jadi Paskibraka Kabupaten Pohuwato, Hanya 40 Orang yang Diterima

Senada dengan Alimin, Ispan Asabi, warga terdampak lainnya, juga mengeluhkan kondisi pasca banjir.

Ia baru bisa membersihkan rumahnya pagi hari karena kelelahan dan cuaca dingin.

Banjir ini juga membuatnya tidak bisa bekerja hari ini.

"Di sini, mau tidak mau kita harus berdoa agar tidak hujan deras. Tapi hujan juga penting untuk perkebunan. Tapi kalau lebat, ya banjir lah," ujarnya kesal.

Ispan pun berharap agar permasalahan banjir segera diatasi.

Baca juga: Mengungsi dari Banjir Bandang Gorontalo, 315 Warga Kota Tidur di Gedung SDN 38 Hulonthalangi

"Saya mohon sekali kepada pemerintah, bantu kami. Kami orang susah, tambah susah karena banjir lagi," harap Ispan. 

Ia pun menuturkan, bahwa banjir bandang di Dusun Tiga Mohungo ini menjadi pengingat akan pentingnya langkah antisipasi dan solusi permanen untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved