Jumat, 6 Maret 2026

Kriminal Internasional

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen Diserang di Kopenhagen

Pihak kepolisian menyatakan di platform media sosial X bahwa mereka telah menangkap seorang pria dan sedang menyelidiki insiden tersebut, namun menola

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen Diserang di Kopenhagen
(Foto AP/Jeremias Gonzalez, Arsip)
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menghadiri upacara di monumen Denmark di luar Sainte Marie du Mont, Normandy, 6 Juni 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, mengalami insiden penyerangan di pusat kota Kopenhagen pada hari Jumat malam (7/6/2024).

“Kami mengonfirmasi bahwa Perdana Menteri Mette Frederiksen diserang pada Jumat malam di Kultorvet di Kopenhagen oleh seorang pria yang kemudian ditangkap. Perdana Menteri sangat terkejut dengan insiden ini,” ujar pernyataan resmi dari kantornya tanpa memberikan rincian lebih lanjut, dikutip dari timesofisrael.com, Sabtu (8/6/2024). 

Pihak kepolisian menyatakan di platform media sosial X bahwa mereka telah menangkap seorang pria dan sedang menyelidiki insiden tersebut, namun menolak memberikan rincian lengkap. 

"Saya melihat dia tampak agak stres," ujar Soren Kjergaard, seorang barista yang bekerja di alun-alun tersebut, kepada Reuters setelah melihat Perdana Menteri dibawa pergi oleh pihak keamanan setelah penyerangan itu.

Insiden penyerangan ini terjadi dua hari sebelum pemilihan Uni Eropa di Denmark. Tiga minggu sebelumnya, Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, mengalami luka serius akibat percobaan pembunuhan.

Selain itu, serangkaian serangan terhadap politisi dari berbagai spektrum politik juga terjadi di Jerman menjelang pemilihan Uni Eropa.

"Mette sangat terkejut dengan serangan ini. Saya harus mengatakan bahwa hal ini mengguncang kita semua yang dekat dengannya," tulis Menteri Lingkungan Hidup Denmark, Magnus Heunicke di X. 

Kepala Uni Eropa Charles Michel dan Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola pada hari Jumat mengecam serangan terhadap Frederiksen.

Metsola mendesak kepala pemerintahan Denmark untuk "tetap kuat", seraya menambahkan dalam sebuah unggahan di X bahwa "kekerasan tidak memiliki tempat dalam politik."

Michel juga menyatakan kemarahannya atas serangan tersebut.

"Saya sangat mengutuk tindakan agresi yang pengecut ini," ujar Presiden Dewan Eropa dalam unggahan terpisah di X.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved