Tribun Gorontalo
Prakerja Kunjungi Kantor TribunGorontalo.com
Head Komunikasi Prakerja, Lydia Kusnadi mengungkapkan kunjungan tersebut untuk mendapatkan insight dari media massa akibat masih rendahnya pendaftar P
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Prakerja-mengunjungi-kantor-TribunGorontalocom-888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Manajemen Pelaksana Program Prakerja mengunjungi kantor TribunGorontalo.com di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu (05/06/2024).
PMO Prakerja yang datang yakni Head Komunikasi Prakerja, Lydia Kusnadi dan Manajer Komunikasi Publik, Metha Tri Rizka.
Mereka diterima Manajer Konten TribunGorontalo.com Aldi Ponge dan Manajer Bisnis Yaslam Taufik, Editor Wawan Akuba.
Diketahui, Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja terkena PHK, dan/atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Prakerja merupakan bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.
Head Komunikasi Prakerja, Lydia Kusnadi mengungkapkan kunjungan tersebut untuk mendapatkan insight dari media massa karena masih rendahnya pendaftar Prakerja di Provinsi Gorontalo.
Sebab angka penerima bantuan Prakerja masih kurang dibandingkan dengan Provinsi lain di Indonesia.
"Penerima beasiswa prakerja di Gorontalo itu masih bisa ditingkatkan, tapi kalau dibandingkan dengan provinsi lain masih kurang maksimal," ujarnya.
Dia menjelaskan ada dua perbedaan skema yang diterapkan Prakerja yakni skema semi bansos dan skema normal.
Skema semi bansos mulai diberlakukan pada tahun 2020-2022 dengan kuota pembelian pelatihan sebesar Rp 1 juta dengan insentif bagi peserta yang telah berhasil mengikuti pelatihan sampai selesai yakni Rp 2,4 juta untuk empat kali pertemuan dengan masing-masing Rp 600 ribu.
Sedangkan semi normal yang diberlakukan dari tahun 2023-sekarang adalah skema dengan kuota pembelian pelatihan yang lebih besar sebanyak Rp 3,5 juta dengan insentif yang akan diterima setelah menyelesaikan pelatihan sebanyak Rp 600 ribu
"Dianalogikan, Dari enam orang pendaftar, hanya satu orang yang mengikuti pelatihan sampai selesai hingga mendapatkan insentif," lanjutnya.
Ini artinya, total seluruh pendaftar beasiswa prakerja, hanya sebagian yang berhasil menyelesaikan pelatihan
"Untuk skema semi bansos hampir ada 200.000 orang yang mendaftar, tapi yang ikutan sampai selesai paling 20.000 aja," imbuhnya.
Dia mengakui saat skema normal yang diberlakukan sekarang, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan makin berkurang.
"Yang ikut pelatihan paling 1.000-2.000 peserta aja," ujarnya.
Katanya, Prakerja membutuhkan bantuan media massa termasuk Tribun Gorontalo untuk menyampaikan informasi program prakerja ke publik.
Manajer Bisnis Yaslam Taufik mengatakan TribunGorontalo.com siap berkolaborasi dengan PMO Prakerja (*)
| VIDEO Siswa di Gorontalo Sembrangi Sungai Demi Bisa ke Sekolah |
|
|---|
| TribunGorontalo.com Audiensi dengan Bupati Bone Bolango, Bahas Penguatan Sistem Informasi Daerah |
|
|---|
| VIDEO Local Experience Gorontalo: Jalan-jalan ke Pasar Ambuwa Pusat Kuliner Lokal |
|
|---|
| VIDEO Pasar Sentral Kota Gorontalo Disiapkan jadi Ruang Kreatif Anak Muda, Gratis 3 Bulan Pakai |
|
|---|
| VIDEO Duta Besar Australia untuk Indonesia Sambangi Gorontalo Disambut Gusnar Ismail |
|
|---|