Kasus Vina Cirebon
Siapa Sosok Linda, Wanita yang Kesurupan Arwah Vina, Korban Pembunuhan di Cirebon
Inilah sosok Linda, perempuan yang disebut sebagai sahabat Vina, korban pembunah di Cirebon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kuasa-Hukum-Vina-Putri-Maya-Rumanti-kanan-didampingi-Linda-masker-putih.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Inilah sosok Linda, perempuan yang disebut sebagai sahabat Vina, korban pembunah di Cirebon.
Melansir Tribunnews.com, Linda kini telah menjalani pemeriksaan di Mapolres Cirebon Kota, Jawa Barat, Senin (27/5/2024) sekira pukul 19.10 WIB.
Linda menjadi saksi di sidang pemeriksaan tersebut.
Ia disebut sebagai sosok sahabat VIna.
Namun rupanya, Linda bukanlah sahabat Vina.
Ia mengaku, hubungannya dengan Vina hanyalah teman biasa.
Diketahui, kasus pembunuhan Vina viral setelah diangkat menjadi film layar lebar berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.
Setelah menjalani pemeriksaan, Linda menjelaskan alur cerita di film tidak sepenuhnya sesuai kenyataan.
Di film digambarkan Linda merupakan sahabat dekat Vina.
Namun, Linda menyatakan dirinya hanya teman biasa dan mengenal Vina karena pacar mereka sama-sama anggota geng motor.
Linda mengaku tidak diberi tahu pembuat film, sehingga alur ceritanya tidak sesuai kejadian.
"Yang difilm juga bukan begitu banget, ya karena mereka kan kehilangan narasumber, kehilangan saya, karena saya juga waktu (pembuatan film) tidak pernah dikasih tahu. Sampai mungkin ilustrasi saja lah gitu," ungkapnya, Senin, dikutip dari TribunJabar.id.
Hubungan pertemanan Linda dan Vina hanya berlangsung singkat, bahkan sebelum pembunuhan keduanya sudah tak saling komunikasi.
"Saya gak kontakan sama Vina sebelum kejadian sudah lama, sudah lama banget, lebih dari 6 bulan, karena saya sudah putus sama anggota XTC itu."
"Jadi sudah tidak pernah ketemu lagi," tambahnya.
Linda juga membantah terlibat pembunuhan karena saat kejadian ia berada di rumah.
"Enggak, enggak kenal sama 8 terpidana dan Pegi Setiawan sama sekali," tegasnya.
Menurut Linda, masyarakat melihat kasus pembunuhan ini berdasarkan alur cerita film sehingga menganggap dirinya terlibat.
"Itu kan (saya ada di TKP) karena film kan jadi masyarakat tergiring opini ke situ, padahal sebenarnya saya gak tahu sama sekali," lanjutnya.
Terkait adegan kerasukan dalam film, Linda membenarkan jika dirinya kerasukan almarhumah Vina tiga hari setelah pembunuhan.
"Terkait saya yang difilmkan itu kerasukan, saya tidak keberatan. Bahkan, saya berharapnya itu petunjuk. Kerasukannya mah benar, kalimatnya juga itu sesuai dengan rekaman dulu," tukasnya.
Ia menjelaskan sejak kecil sudah sering mengalami kesurupan.
"Jadi saya kesurupan itu tidak disengaja, kesurupan Vina itu bukan pertama kali karena kesurupan. Sudah sering, dari kecil itu saya memang punya kelebihan begitu," tandasnya.
Saat kesurupan, Linda tidak ingat apa yang dikatakan almarhumah Vina.
Keluarga Vina yang ada di rumahnya merekam adegan kesurupan dan rekaman tersebut menjadi viral.
"Seinget aku, aku suka nyisir depan kaca, kebiasaan aku suka curhat di kaca, terus gak tahu ngerasa badan ini sakit, bangun-bangun udah ditontonin sama banyak orang."
"Menurut keluarga, kakaknya Vina yang merekam," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Pengakuan Linda usai Diperiksa: Bukan Sahabat Vina, Tak Kenal Para Pelaku hingga Sering Kesurupan.
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.