Kasus Kecelakaan
50 Kasus Kecelakaan di Kabupaten Boalemo Gorontalo, Kebanyakan Human Error
Setidaknya 50 kasus kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Boalemo. Provinsi Gorontalo, sejak 2023 hingga 2024
Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Setidaknya 50 kasus kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Boalemo. Provinsi Gorontalo, sejak 2023 hingga 2024
Diketahui, terdapat 35 kasus kecelakaan pada 2023 dan 15 kasus kecelakaan pada 2023
Adapun perbandingan dari Januari hingga Mei 2023 terdapat 17 kasus kecelakaan dibandingkan dengan Januari hingga Mei 2024 yakni 15 kasus.
"Terjadi banyak sekali kasus kecelakaan dari tahun 2023 hingga 2024," ungkap Bripka Rahmat Olii Kanit Gakum Satlantas Polres Boalemo kepada TribunGorontalo.com, Senin (27/5/2024).
Bripka Rahmat menambahkan, bahwa kebanyakan kasus kecelakaan terjadi karena human error.
"Kebanyakan kecelakaan terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat atas peraturan berlalu lintas," tambahnya.
"Contoh kecilnya, seperti marka jalan. Jika marka jalan tersambung itu artinya tidak bisa melambung kendaraan, tapi tetap saja banyak yang masih tidak paham akan hal ini, yang. Mengakibatkan banyak kecelakaan," lanjutnya.
Adapun daerah yang menjadi tempat rawan kecelakaan di Kabupaten Boalemo.
"Sekarang ada dua daerah yang menjadi atensi kami, yakni di Kecamatan Paguyaman dan Mananggu," ujarnya Bripka Rahmat.
"Kedua kecamatan tersebut, sering terjadi kecelakaan, mulai dari Mananggu yang banyak tikungan tajam serta paguyaman yang masih kurang pencahayaan," lanjutnya.
Pihak dari Satlantas Polres Boalemo juga sering melakukan sosialisasi mengenai peraturan berlalu lintas.
"Tentunya setiap minggu pasti akan ada sosialisasi mengenai peraturan lalulintas kepada anak sekolah hingga masyarakat umum," ujarnya.
Hal ini dilakukan, karena setiap tahun terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa.
"Saya tidak begitu tahu, ada berapa banyak kasus kecelakaan hingga korbannya meninggal, tapi setiap tahunnya pasti ada, karena itu kami selalu melakukan sosialisasi penuh kepada masyarakat, bahwa hal ini adalah penting," lanjutnya.
Rahmat berpesan kepada masyarakat agar tetap waspada dan fokus saat berkendara.
"Saya berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga keselamatan, mematuhi peraturan lalulintas dan harus mengutamakan pejalan kaki," tuturnya.
"Fokus dan waspada saat berkendara juga harus dilakukan, seperti tetap menjaga kecepatan, tidak ngebut dan jika malam harus tetap menjaga kesadaran berkendara," tutupnya. (*/Nawir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bripka-Rahmat-Olii-Kanit-Gakum-Satlantas-Polres-Boalemo-888999.jpg)