Jemaah Haji Gorontalo
Sosok Salim Djafar, Jemaah Calon Haji Tertua dari Kabupaten Gorontalo
Jemaah haji dari Kabupaten Gorontalo resmi dilepas oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Minggu (19/5/2024).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Salim-Djafar.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jemaah haji dari Kabupaten Gorontalo resmi dilepas oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Minggu (19/5/2024).
Pelepasan yang berlangsung sekira pukul 11.00 Wita itu dihadiri oleh ratusan keluarga para jamaah.
Tercatat ada empat orang jemaah lanjut usia (lansia) menunaikan rukun Islam kelima di tahun 2024.
Satu di antara jemaah lansia tersebut adalah Salim Djafar (82).
Salim berasal dari Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Pria kelahiran tahun 1942 itu didampingi oleh anak, cucu dan cicitnya saat mengikuti acara pelepasan.
Salah satu anak Salim menuturkan, bahwa Salim menjadi prioritas jamaah yang diberangkatkan tahun ini dikarenakan faktor usia.
"Alhamdulilah sudah rezeki, tahun ini ayah kami (Salim) mendapat kesempatan," ujar anak kandung Salim kepada TribunGorontalo.com, Minggu (19/5/2024).
Meski sudah berumur 82 tahun, Salim tampak kuat berdiri dan berjalan.
Bahkan aat menaiki bus, ia berjalan sendiri sembari membawa koper.
Sang anak menjelaskan, Salim merupakan tokoh masyarakat yang cukup dikenal oleh masyarakat Desa Luwoo.
"Semoga beliau sehat sampai kembali ke Indonesia," tuturnya.
Sebelumnya Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, melepas 315 Jamaah Haji dari Kabupaten Gorontalo.
Acara pelepasan berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Kabupaten Gorontalo sekira pukul 11.00 Wita, Minggu (19/5/2024).
Pada kesempatan itu, Nelson bersyukur di mana tahun ini Kabupaten Gorontalo mendapat kuota jamaah haji sebanyak 315 orang.